Kategory
Dinas Pariwisata Kukar,
12-05-2025 19:50:00
(Festival Desa Nutuk Beham)
PILAT KALTIM : Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus mendorong pelaksanaan festival-festival desa sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.
Dukungan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata melalui pemberdayaan masyarakat.
Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menyambut baik inisiatif masyarakat dalam menyelenggarakan festival, tetapi juga aktif memfasilitasi berbagai kebutuhan teknis dan non-teknis guna kelancaran acara.
“Kami hadir untuk mendukung masyarakat. Festival desa bukan sekadar hiburan, tapi wadah promosi potensi wisata yang sangat efektif,” ujar Ivan Jumat (09/05).
Menurut Ivan, festival desa memiliki nilai strategis karena mampu menjadi katalis pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
Ia menilai bahwa semangat komunitas dalam menggali dan menyajikan kekayaan budaya dan alam masing-masing desa perlu terus difasilitasi.
“Melalui festival, potensi desa dapat terangkat lebih luas, mulai dari seni budaya, kuliner khas, hingga produk ekonomi kreatif,” jelasnya.
Dispar Kukar menilai pelibatan aktif masyarakat dalam festival juga turut memperkuat identitas budaya lokal. Ivan menekankan bahwa penguatan identitas ini penting dalam membangun daya tarik destinasi wisata yang berkarakter.
“Ini tidak hanya promosi wisata, tapi juga pelestarian budaya.
Sebuah kombinasi yang sangat kuat dalam menarik wisatawan,” tambahnya.
Dari segi dampak ekonomi, Ivan menyebut bahwa festival desa memberikan efek positif langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal serta meningkatkan kunjungan wisata yang berdampak pada pendapatan desa.
“Kami ingin festival desa bisa menjadi penggerak ekonomi berbasis komunitas,” katanya
Beberapa festival yang telah digelar, seperti Festival Danau Semayang di Desa Pela, menurut Ivan, menjadi contoh sukses kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Festival tersebut tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat kebanggaan lokal.
“Antusiasme masyarakat luar biasa.
Inilah semangat yang ingin terus kami dorong di desa-desa lain,” ungkapnya
Dispar Kukar membuka peluang seluas-luasnya bagi desa-desa di seluruh wilayah Kukar untuk mengajukan dan melaksanakan festival serupa. Dukungan bisa berupa bantuan teknis, promosi, hingga penyediaan fasilitas penunjang.
“Kami sangat terbuka, desa mana pun yang punya potensi dan rencana festival, kami siap mendukung,” tegas Ivan .
Ia menambahkan bahwa Dispar Kukar juga siap membantu dalam aspek promosi digital agar festival desa dapat dikenal lebih luas. Pihaknya akan memanfaatkan media sosial, website resmi, dan jaringan mitra pariwisata untuk membantu publikasi acara.
“Penting bagi desa untuk dikenal, dan kami siap bantu menyebarkan informasinya,” lanjutnya.
Ivan juga menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata tidak bisa hanya bertumpu pada destinasi besar.
Justru desa-desa memiliki peran penting dalam menyumbang keragaman pengalaman wisata.
“Pariwisata yang kuat adalah yang dibangun dari bawah, dari desa, karena di situlah keunikan berada,” tuturnya
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen pemberdayaan desa, Dispar Kukar berharap festival-festival lokal dapat menjadi pilar penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kutai Kartanegara.
“Festival desa adalah wajah asli Kukar. Kami akan terus mendukung agar semangat ini tidak padam,” tutup Ivan (Adv/Yun)
Tags:
dinas pariwisata kukar
tradisi
tradisi budaya
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40