Transformasi Digitalisasi Pendidikan Terus Menjadi Perhatian Disdikbud Kukar

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Disdikbud Kukar

(Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor)


PILAR KALTIM : Suasana belajar di sejumlah sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, kini mulai mengalami perubahan. Metode pengajaran yang biasanya mengandalkan papan tulis dan spidol, perlahan beralih memanfaatkan perangkat digital.

Sejumlah guru sudah mencoba menggunakan proyektor, tablet, hingga platform pembelajaran daring dalam kegiatan belajar mengajar. Langkah ini menjadi wujud awal penerapan digitalisasi pendidikan yang tengah digencarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.

Transformasi tersebut tentu tidak berlangsung secara tiba-tiba.

Dengan tantangan wilayah Kukar yang luas serta keterbatasan akses, Disdikbud menerapkan strategi bertahap agar sekolah bisa lebih adaptif. Fokus utama ditujukan pada sekolah yang sudah memiliki dukungan infrastruktur internet.

“Kami akan mulai terapkan pembelajaran berbasis digital, khususnya di sekolah yang sudah memiliki jaringan memadai,” ujar Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, kepada wartawan.

Penerapan teknologi dalam pendidikan ujar pria yang akrab disapa To’i ini merupakan bagian dari strategi adaptif menyambut perubahan zaman. Generasi muda mesti dibekali bukan hanya dengan pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan digital sebagai bekal masa depan.

Hingga saat ini, digitalisasi pendidikan bukan sekadar modernisasi metode belajar.

Langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan merata, sehingga sekolah di seluruh wilayah Kukar dapat berkembang setara.

“Dengan berbagai program dan strategi yang kami susun, harapannya ekosistem pendidikan di Kukar bisa lebih adaptif terhadap tantangan zaman,” ujar To’i.

To’i menambahkan, keberhasilan digitalisasi pendidikan tidak bisa hanya ditopang pemerintah. Kolaborasi seluruh pihak mulai dari tenaga pendidik, masyarakat, hingga sektor swasta dibutuhkan untuk mempercepat proses perubahan.

“Semangat gotong royong dan kolaborasi akan mempercepat transformasi pendidikan di Kukar menuju arah yang lebih baik,” tuutpnya. (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Disdikbud Kukar

Pemkab Kukar

thauhid afrilian noor