Kategory
Diskominfo Kutai Kartanegara,
05-09-2025 15:20:39
Aparatur Kelurahan Melayu
PILAR KALTIM - Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, kini tengah menghadirkan wajah baru dalam pelayanan publik. Melalui keikutsertaan tiga kepala seksi pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan ke-24 Tahun 2025 yang digelar BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, sejumlah inovasi mulai dirancang untuk memberi manfaat bagi masyarakat.
Bidang pelayanan administrasi, sosial, dan lingkungan menjadi fokus utama. Salah satu yang diperkenalkan adalah program Siap RT gagasan Kasi Pemerintahan Kelurahan Melayu, M Rony Trianto.
Program ini hadir sebagai solusi untuk memangkas prosedur manual surat pengantar yang selama ini memerlukan alur panjang dari RT ke kelurahan.
“Inovasi ini bermanfaat bagi internal kelembagaan RT, seperti penguatan koordinasi dengan kelurahan serta tersedianya panduan kerja yang jelas.
Dari sisi eksternal, masyarakat mendapat akses layanan lebih mudah dan aparat lebih responsif dalam melayani warga,” jelas Rony, Jumat (5/9/2025).
Di bidang sosial, Kasi Sosial Kelurahan Melayu, Lenny Dharmayanti, menggagas program Melayu Peduli yang fokus menangani stunting. Melalui konsep orang tua asuh, masyarakat diajak memberikan donasi sukarela berupa kebutuhan gizi bagi anak-anak terdampak stunting dengan pendampingan dari Puskesmas agar bantuan lebih tepat sasaran.
“Sejauh ini ada 10 anak terdampak stunting yang terdata, dengan 5 di antaranya masuk kategori ekstrem. Tahap awal kami fokus pada 5 anak tersebut.
Sudah ada 8 orang tua asuh yang bergabung,” beber Lenny.
Program Melayu Peduli mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Puskesmas, PKK, Posyandu, DPMD, hingga Dinas Kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menekan angka stunting di Kelurahan Melayu secara berkelanjutan.
Sementara itu, di bidang lingkungan, Kasi Pembangunan Kelurahan Melayu, Taufik Anwar, menggagas program JUMPAMU (Jemput Sampah Melayu). Program ini mengusung konsep tabungan sampah, di mana warga dan pelajar dapat menabung sampah plastik atau kertas yang ditimbang dan dikonversi ke nilai ekonomi.
“Melalui Jumpamu Start dan Jumpamu ke Sekolah, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya pelajar, untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan.
Tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan, memperkuat nilai gotong royong, dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ungkap Taufik.
Program JUMPAMU dijadwalkan mulai berjalan di sejumlah sekolah pada September 2025, seperti SDN 009, SDN 028, SMPN 03, dan MTs Al-Kautsar. Ke depan, cakupan program akan diperluas agar lebih banyak generasi muda terlibat sejak dini dalam gerakan peduli lingkungan.
Hadirnya tiga program inovasi ini menunjukkan komitmen Kelurahan Melayu dalam menjawab persoalan masyarakat melalui karya aparatur yang tengah menempuh pelatihan.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendukung diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien, lingkungan yang bersih, serta kesejahteraan sosial yang merata.
“Semua inovasi ini lahir dari semangat bersama untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap langkah kecil ini bisa membawa perubahan besar di Kelurahan Melayu,” tutup Taufik.
(Adv//Yun)
Tags:
Pelatihan Kepemimpinan Pengawas
Kutai Kartanegara
Tenggarong
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40