Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
11-03-2025 23:40:00
(Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Kartanegara, Yuliandris (Pkaltim)
PILAR KALTIM : Selama ini banyak yang mengira bahwa anak terlantar merujuk pada mereka yang tinggal di jalanan tanpa keluarga atau tempat tinggal yang permanen.
Namun, pada faktanya kondisi keterlantaran juga dapat terjadi dalam lingkungan keluarga ketika anak tidak memperoleh perhatian serta pengasuhan yang cukup dari orang tua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Kartanegara, Yuliandris.menilai bahwa pemahaman masyarakat mengenai anak terlantar masih perlu diperluas.
Ia menegaskan bahwa tidak semua anak terlantar hidup menggelandang, tetapi ada juga yang masih tinggal bersama keluarga namun tetap mengalami keterlantaran akibat kurangnya perhatian dan pemenuhan kebutuhan emosional.
Menurutnya, anak-anak yang tinggal bersama orang tua tetapi tidak mendapatkan kasih sayang, bimbingan, atau pemenuhan kebutuhan dasarnya juga termasuk kategori anak terlantar.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa keterlantaran bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga soal kualitas pengasuhan.
“Kita tidak bisa hanya berasumsi bahwa anak terlantar adalah mereka yang berada di jalanan. Banyak anak yang hidup bersama keluarga tetapi tetap tidak mendapatkan perhatian dan pengasuhan yang layak,” ujar Yuliandris saat diwawancarai Senin (10/03)
Yuliandris juga menjelaskan bahwa faktor ekonomi bukan satu-satunya penyebab anak mengalami keterlantaran.
“Pola asuh yang tidak tepat, kesibukan orang tua dalam bekerja, serta kurangnya keterampilan dalam mengasuh anak menjadi faktor utama yang menyebabkan anak merasa diabaikan meskipun mereka masih tinggal bersama keluarga,” tandasnya
Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinsos Kukar telah menerapkan berbagai program bantuan bagi anak-anak dalam situasi rentan.
Program tersebut mencakup bantuan tunai, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pendampingan dan pembinaan bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan lebih.
Ia juga menyebutkan saat ini terdapat sekitar 18 lembaga kesejahteraan sosial anak yang berperan dalam memberikan perlindungan serta pengasuhan yang lebih baik bagi anak-anak yang tidak mendapatkan perhatian cukup dari keluarganya.
“Lembaga-lembaga ini bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan mereka,” katanya
Yuliandris juga menambahakn pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya agar kondisi sosial ini dapat ditekan di Kukar. Agar tidak ada lagi anak-anak Kukar yang terlantar.
(Adv/Yun)
Tags:
Diskominfo Kukar
Kutai Kartanegara
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40