Kategory
Kutai Kartanegara,
31-12-2024 15:17:13
Pedagang jagung yang berada di jalan poros Tenggarong Seberang-Samarinda meraup untung jelang tahun baru.(istimewa)
PILARKALTIM : Pergantian tahun baru dari 2024 ke 2025 membawa keberkahan bagi pedagang jagung. Daganganya banyak dibeli masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun baru.
Seperti yang dirasakan pedagang jagung di Tenggarong Seberang, jualan laris manis. Sebab pada saat malam pergantian tahun baru, tradisi dilakukan masyarakat dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah berkumpul bersama keluarga dibaranegi dengan acara bakar jagung.
Muhammad Madong, seorang warga Desa Loa Lepu, menjadi salah satu pedagang yang menikmati lonjakan keuntungan.
Sejak 30 Desember 2024, ia bersama istrinya, Fina, menjajakan jagung manis hasil panen sendiri di sepanjang jalan poros Samarinda-Tenggarong.
Madong membawa 14 karung jagung manis, masing-masing berisi 100 tongkol. Ia menjual jagung dalam ikatan 10 biji seharga Rp 30.000 atau Rp 35.000 jika pembeli ingin memilih sendiri. Dengan hasil panen dari kebunnya yang seluas 1 hektar, seluruh dagangan biasanya habis terjual sebelum malam pergantian tahun.
"Tahun lalu, semua jagung yang saya bawa habis terjual.
Dari 14 karung, saya mendapat omset sekitar Rp 6 juta. Tahun ini, Alhamdulillah, pembeli juga ramai. Semoga sebelum malam tahun baru semuanya habis lagi," ujar Madong Selasa (31/12/24)
Ia dan istrinya mulai berjualan dari pukul 10 pagi hingga sore hari.
Madong menuturkan bahwa ia rutin menanam jagung setiap bulan Oktober untuk persiapan musim panen menjelang tahun baru.
Tak hanya Madong, puluhan pedagang lain juga memanfaatkan momentum ini dengan berjualan di sepanjang jalan poros Samarinda-Tenggarong. Lokasi strategis ini menarik banyak pembeli yang sedang dalam perjalanan menuju atau dari Tenggarong.(*)
Tags:
Tenggarong Seberang
UMKM
umkm kukar
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40