Kategory
Disdikbud Kukar,
20-08-2025 20:59:00
(Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin bersama Kadisdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor)
PILAR KALTIM : Menjelang pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung.
Sultan menyampaikan bahwa persiapan Erau telah mulai dilakukan, baik untuk agenda sakral maupun non-sakral.
“Mulai sekarang sudah saatnya kita berbenah diri. Mana yang sakral dan mana yang di luar sakral. Untuk kegiatan luar, seperti tarian massal, kami serahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara yang sakral tetap dilaksanakan di Keraton selama satu minggu penuh,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Sebelum prosesi Erau dimulai, Kesultanan Kutai akan menggelar sejumlah ritual adat yang sudah menjadi tradisi turun-temurun. Di antaranya ritual memberi makan benua di Mangkurawang, Bukit Biru, serta Kutai Lama, hingga ziarah ke makam para raja terdahulu.
Sultan menegaskan, Erau bukan hanya milik Kesultanan, melainkan pesta budaya milik rakyat. Ia pun menekankan pentingnya menjaga ketertiban, termasuk dalam tradisi *belimbur* yang biasanya menarik perhatian ribuan masyarakat.
“Erau itu pesta rakyat.
Untuk masalah ketertiban, kita percayakan kepada aparat. Kalau ada keributan kecil misalnya saat belimbur,” tegasnya.
Dalam tradisi Erau, Sultan juga terikat pada aturan adat, salah satunya larangan menginjak tanah atau disebut betuhing bunyi kami. Karena itu, ziarah makam dan peringatan HUT Kota Tenggarong digeser sehari setelah penutupan Erau agar Sultan bisa hadir langsung.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, membenarkan adanya penyesuaian agenda tersebut.
“Ziarah makam raja-raja Kutai serta peringatan HUT ke-243 Kota Tenggarong dan rapat paripurna DPRD akan dilaksanakan pada 29 September, sehari setelah penutupan Erau,” jelasnya.
Thauhid menambahkan, persiapan Erau 2025 telah mencapai lebih dari 50 persen. Sejumlah agenda utama telah dipastikan siap, mulai dari tarian massal hingga pembukaan resmi di Stadion Rondong Demang.
“Erau tahun ini akan dibuka pada 21 September dan ditutup dengan tradisi Belimbur pada 28 September.
Sementara tema, logo, hingga lagu ikon Erau baru akan diumumkan dalam acara launching resmi yang akan mengundang seluruh media,” terangnya.
Dengan kolaborasi antara Kesultanan, Pemkab, serta dukungan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Erau 2025 dapat berlangsung khidmat, tertib, sekaligus meriah, sehingga menjadi pesta budaya yang semakin menguatkan identitas Kutai Kartanegara di mata nusantara. (Adv/Yun)
Tags:
Erau
expo erau
kesultanan kutai kartanegara
Sultan Kutai
sultan kutai kartanegara
thauhid afrilian noor
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40