Sulit Akses dan Minim Air, Pemadaman Karhutla 10 Hektare di Sanipah

                                                                                                                                                                   Kutai Kartanegara

Kebakaran di Kawasan Jalan AJP RT 07, Kelurahan Sanipah, Kecamatan Samboja. (ist)


PILAR KALTIM - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas sekitar 10 hektare di Jalan AJP RT 07, Kelurahan Sanipah, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar).

Petugas gabungan mulai melakukan penanganan sejak sekitar pukul 10.00 WITA. Hingga pukul 16.30 WITA, pemadaman masih dilakukan sekaligus menyisir area untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Koordinator Damkar Sektor Samboja, H Saharuddin, mengatakan kondisi medan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran. Petugas harus membuka akses agar kendaraan dan peralatan pemadam dapat mendekati titik api.

“Medannya cukup sulit untuk ditembus kendaraan.

Karena itu, kami harus membuat akses jalan terlebih dahulu supaya petugas bisa mendekati lokasi kebakaran,” ujar Saharuddi, Sabtu (8/8/2026).

Selain persoalan akses, ketersediaan sumber air juga menjadi tantangan. Kondisi sumber air yang digunakan petugas mulai bercampur lumpur setelah terus disedot menggunakan pompa.

“Air di lokasi masih ada, tetapi sekarang sudah bercampur lumpur dan ikut tersedot saat kami menggunakan pompa,” katanya.

Kebakaran tersebut terjadi di kawasan yang didominasi perkebunan sawit. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Saharuddin mengatakan petugas masih berupaya mengendalikan api agar tidak meluas.

Penyisiran juga dilakukan untuk menemukan titik-titik kecil yang berpotensi kembali membesar.

“Luas area yang terbakar sementara sekitar 10 hektare. Kami masih terus melakukan pemadaman karena sumber air di lokasi cukup sulit,” jelasnya.

Dugaan sementara, api berasal dari sisa pembakaran yang kemudian terbawa angin dan memicu kebakaran di bagian lahan lainnya. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan belum dapat dipastikan.

Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga.

Meski demikian, hingga proses pemadaman berlangsung tidak terdapat rumah yang ikut terdampak.

“Memang ada rumah warga di sekitar kawasan ini karena jalurnya merupakan akses menuju perkebunan sawit PT AJP. Tetapi sampai sekarang tidak ada rumah yang terkena dampak dan kondisinya aman,” ungkap Saharuddin.

Penanganan melibatkan lima personel Damkar Sektor Samboja bersama tiga personel TNI, tiga personel Polri, unsur Kelurahan Sanipah, LPM, Pertamina, PT AJP, serta Manggala Agni.

Dukungan peralatan juga dikerahkan dari sejumlah pihak. Damkar menurunkan satu unit kendaraan berikut pompa, sementara Manggala Agni dan Pertamina masing-masing mengerahkan satu unit.

PT AJP turut menyiapkan satu unit tangki air berkapasitas 5.000 liter.

Petugas memastikan proses pemadaman dan penyisiran tetap dilakukan hingga kondisi benar-benar aman. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah titik api yang tersisa kembali membesar dan merambat ke area perkebunan lainnya.

Saharuddin mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan selama musim kemarau. Menurutnya, kelalaian dalam mengendalikan api dapat berdampak terhadap lahan milik sendiri maupun kebun warga di sekitarnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan tidak sembarangan membakar.

Kalau api sampai merambat, dampaknya bukan hanya ke lahan sendiri, tetapi juga bisa merugikan kebun milik tetangga,” pungkasnya. (Nur)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

karhutla

Kecamatan Samboja

Kutai Kartanegara