SPR Kukar Dideklarasikan, Cetak SDM Tangguh untuk Wujudkan Ekonomi Hijau Berkelanjutan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

(Sekda Kukar Sunggono pada acara peluncuran Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR)


PILAR KALTIM : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI) secara resmi meluncurkan program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) yang fokus pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kegiatan deklarasi ini berlangsung di Pendopo Bupati Kukar pada Kamis (17/07) dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono.

Peluncuran SPR menjadi bagian dari strategi Pemkab Kukar dalam membangun perekonomian daerah berbasis sumber daya terbarukan, sebagai langkah nyata menuju transformasi dari ketergantungan terhadap sumber daya alam tak terbarukan seperti migas dan batubara.

Sunggono menyebut program ini sebagai bentuk kolaborasi konkret antara Pemkab dan KBBI, untuk memperkuat SDM, kelembagaan lokal, dan menciptakan ekosistem usaha rakyat yang mandiri dan berdaya saing.

Program ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Pemkab Kukar dan KBBI yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Bupati Kukar bersama Ketua Yayasan KBBI.

Dalam sambutannya, Sunggono menegaskan bahwa SPR diharapkan mampu mencetak generasi muda desa yang mandiri dan menjadi agen perubahan, khususnya dalam pembangunan sektor pertanian yang luas.

Sebanyak 27 peserta terpilih dari berbagai desa akan mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan. Mereka dipilih melalui proses seleksi yang ketat.

Sunggono berharap seluruh peserta bersungguh-sungguh mengikuti program ini, sehingga mampu mengembangkan usaha pertanian yang profesional dan inspiratif bagi pemuda lainnya.

Ia juga menginstruksikan dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk memberikan pendampingan maksimal dan melaporkan perkembangan program secara berkala.

Tak hanya itu, Yayasan KBBI dan para fasilitator juga diminta untuk memastikan peserta memperoleh kompetensi yang kuat serta didampingi hingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Jika program ini berhasil di satu wilayah, lanjut Sunggono, Pemkab berharap dapat direplikasi ke desa atau kelurahan lain.

Ia menyebut program SPR sebagai tonggak penting dalam misi menjadikan Kukar sebagai pusat ketahanan pangan dan mencetak pelaku usaha sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang andal di masa depan. (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Pemkab Kukar

Sekda Kukar

sunggono sekda kukar