SMPN 6 Tenggarong Jadi Sasaran Program Revitalisasi Pendidikan Pusat

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

peletakan batu pertama pembangunan laboratorium IPA, ruang administrasi guru, serta ruang kepala sekolah SMPN 6 Tenggarong


PILARKALTIM: SMPN 6 Tenggarong mendapat perhatian istimewa dari pemerintah pusat. Beberapa hari yang lalu, sekolah ini menjadi lokasi peletakan batu pertama pembangunan laboratorium IPA, ruang administrasi guru, serta ruang kepala sekolah.

Dukungan tersebut diberikan berdasarkan surat bernomor 2061/C4/DM.00.03/2025 dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Surat tersebut menegaskan pentingnya peningkatan mutu sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025.

SMPN 6 Tenggarong pun dinilai memenuhi kriteria sasaran program tersebut.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dirangkai dengan penanaman 100 pohon di lingkungan sekolah. Plt Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, hadir langsung dalam kesempatan itu.

“Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2025 Tahap 3,” ujarnya pada Rabu (1/10/2025).

Emy menjelaskan bahwa Disdikbud Kukar tahun ini belum mengalokasikan anggaran pembangunan untuk SMPN 6 karena prioritas masih diberikan kepada sekolah yang infrastrukturnya lebih mendesak.

Meski begitu, pada tahun sebelumnya SMPN 6 telah menerima bantuan berupa buku perpustakaan dan peralatan hidroponik.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat melalui jalur aspirasi DPR RI menunjukkan adanya sinergi yang perlu diapresiasi. Hal itu menjadi penopang tambahan di luar anggaran daerah.

“Upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bertumpu pada anggaran daerah, tetapi juga bisa diperoleh melalui jejaring yang lebih luas,” terangnya.

Ia pun berharap kerja sama antara sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dapat terus berlanjut.

“Dengan demikian, peningkatan sarana pendidikan di Kukar bisa lebih merata dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih,” tutupnya.(adv/yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

dinas pendidikan dan kebudayaan kukar

kecamatan tenggarong

mutu pendidikan

Pendidikan

pilar kaltim