Simpang Odah Etam: Sinergi Tiga OPD Kukar Dorong Ekonomi Kreatif dan Budaya Lokal

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Dinas Pariwisata Kukar

(Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kukar, Zikri Umulda)


PILAR KALTIM : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif melalui program rutin bertajuk Simpang Odah Etam (SOE).

Kegiatan ini menjadi ruang kreatif sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat lokal. Digelar setiap Sabtu malam Minggu di Jalan Kartanegara depan Pendopo Bupati Kukar, SOE sukses menarik perhatian masyarakat.

Berbagai aktivitas seni, hiburan, kuliner, hingga stan UMKM lokal hadir menyemarakkan suasana, menjadikan kawasan tersebut pusat keramaian berbasis kreativitas.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kukar, Zikri Umulda, kegiatan SOE merupakan hasil kolaborasi antara tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Di SOE ini ada tiga OPD yakni Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Koperasi dan UKM (Diskop), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),” kata Zikri Rabu (23/04).

Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan sebuah acara hiburan, tetapi juga membentuk ekosistem kreatif yang mendekatkan layanan publik kepada warga, membuka ruang pertumbuhan ekonomi lokal, dan mendorong ekspresi seni di tengah masyarakat.

“Melalui SOE, kami berusaha menciptakan ruang yang menghibur sekaligus memberdayakan. Masyarakat bisa menikmati seni, belanja produk lokal, bahkan mengakses layanan perizinan usaha,” jelasnya.

Zikri menyampaikan bahwa keikutsertaan pelaku UMKM dalam SOE tidak hanya memberi peluang usaha, tetapi juga melatih keberanian mereka tampil di ruang publik dan mengenalkan produk secara langsung ke konsumen.

“Selain kuliner dan kerajinan lokal, panggung SOE juga menyajikan pertunjukan musik dari musisi daerah, seni pertunjukan tradisional hingga modern, menjadikan kegiatan ini sebagai pertemuan budaya sekaligus perputaran ekonomi kreatif,” tandasnya.

Lanjut Zikri, DPMPTSP turut membuka layanan konsultasi perizinan di lokasi acara.

Zikri menilai langkah ini penting agar para pelaku usaha tak hanya fokus pada penjualan, tapi juga memahami aspek legalitas demi keberlanjutan bisnis mereka.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini akan terus menjadi pola kerja Dinas Pariwisata Kukar dalam program-program ke depan.

“Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, baik warga Kukar maupun luar daerah, SOE menunjukkan dampak nyata dalam menghidupkan ruang publik berbasis potensi lokal,” ungkapnya.

Zikri berharap Simpang Odah Etam bisa menjadi wajah baru pembangunan daerah—yang mengedepankan kearifan lokal, sinergi lintas sektor, dan inovasi kreatif dalam memperkuat identitas serta ekonomi masyarakat Kukar. (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

simpang odah etam

dinas pariwisata kukar