Kategory
Kutai Kartanegara,
09-05-2026 23:37:28
(Apel yang digelar di PPKP Ribathul Khail Timbau(ist)
PILAR KALTIM : Pondok Pesantren PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong memperingati Milad ke-50 tahun (1976–2026) sebagai momentum refleksi sejarah, penguatan komitmen, dan kebangkitan lembaga menuju pesantren yang unggul serta berdaya saing.
Rangkaian kegiatan milad yang digelar pada Sabtu (09/05/2026) di PPKP Ribathul Khail Timbau, Tenggarong, diawali dengan apel resmi yang dilaksanakan Yayasan PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong di bawah kepemimpinan Ketua Yayasan H. Achdar Rifai dan Sekretaris H. Husni Thamrin.
Dalam apel tersebut dilakukan pembacaan sejarah berdirinya pesantren oleh Ketua Yayasan, sementara pembina upacara adalah Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam pembacaan sejarah disampaikan bahwa pesantren didirikan pada tahun 1976 oleh Drs.
H. Achmad Dahlan, Bupati Kabupaten Kutai saat itu.
Kehadiran pesantren ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan Islam yang terstruktur, modern, dan berorientasi masa depan.
Sebagai bagian dari momentum milad yang dilaksanakan pada waktu berbeda, dilakukan pengecoran cakar ayam pembangunan Asrama Putra berkapasitas 18 kamar dengan total anggaran Rp2,2 miliar.
Prosesi pengecoran dilakukan oleh Bupati Kutai Kartanegara dr. Aulia Rachman Basri bersama Ketua DPRD Kukar H.
Ahmad Yani dan sejumlah undangan.
Pembangunan asrama tersebut menjadi simbol kesinambungan perjuangan dari generasi pendiri hingga generasi hari ini dalam memperkuat fasilitas pendidikan dan pembinaan santri.
Ketua Panitia Milad, Wahidatuzzakiah, menegaskan bahwa peringatan 50 tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang silaturahmi, haul, serta dialog kepesantrenan sebagai wadah gagasan dan konsolidasi alumni.
Dialog kepesantrenan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ust. Nasrun Basri, M.Pd.I dari Ponpes Darul Ihsan Samarinda, Muhammad Idham selaku Anggota DPRD Kukar sekaligus alumni, serta Selamat Said Sanib, M.Sos, alumni MTs tahun 1985 yang dikenal sebagai public speaker, trainer, penulis, dan penyair.
Dalam dialog tersebut, Selamat Said Sanib yang juga Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kalimantan Timur menegaskan bahwa reputasi lembaga tidak lahir dari klaim semata, melainkan dari rekam jejak sejarah, karya, dan kontribusi nyata para alumninya.
“Branding pesantren harus dibangun melalui dokumentasi yang kuat dan narasi sejarah yang terstruktur agar keberadaan pesantren semakin diakui publik,” tegasnya.
Rangkaian milad juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari Siti Rahmadaniah dan Gasto dari Kuarsa Mahakam yang membawakan karya berjudul Aku Sebutir Hujan, menghadirkan suasana reflektif dan menyentuh.
Selain itu, dalam rangka Milad Emas, panitia juga menyusun buku berjudul Kiprah dan Harapan 50 Tokoh Alumni.
Buku tersebut mendokumentasikan kontribusi alumni di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, pendidikan, dakwah, ekonomi, tokoh perempuan, aparat penegak hukum, TNI/Polri, akademisi, seniman, hingga pengabdian sosial.
Tim penyusunan buku terdiri dari Selamat Said Sanib, Misran, Yati Sukri, Hj. Monawwarah, Yakson, dan Sarifuddin.
Puncak peringatan Milad 50 Tahun PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026 di lingkungan pesantren.
Dengan mengusung semangat 1976–2026: Setengah Abad Mengabdi, Menjaga Tradisi, dan Membangun Generasi.
Pesantren ini meneguhkan komitmennya untuk terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi masyarakat.
(Yun)
Tags:
aulia rahman basri
Bupati Kukar
bupati kutai kartanegara
Ketua DPRD Kukar
PPKP Ribathul Khail
Tenggarong
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40