Kategory
Disdikbud Kukar,
08-08-2025 19:24:00
(SEAMEO SEAMOLEC bersama Disdikbud Kutai Kartanegara Kukar)
PILAR KALTIM: Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMEO SEAMOLEC) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak para pendidik untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses belajar mengajar.
Dorongan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan AI in The Classroom yang dilaksanakan di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Selasa (12/08).
Sebanyak 30 guru dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga Pendidikan Non Formal (PNF)—mengikuti pelatihan ini.
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, mengapresiasi inisiatif SEAMOLEC dalam mengembangkan pendidikan dan mendorong transformasi digital di Kukar.
“Ini langkah yang sangat positif. Tidak semua kabupaten bisa mendapatkan kesempatan seperti ini. Ketika SEAMOLEC mengajak kami bekerja sama dalam pengembangan pendidik dan sekolah terkait transformasi digital, tentu kami sambut dengan senang hati dan penuh semangat,” ujarnya.
Ia menilai, perkembangan AI yang kini menjadi sorotan di dunia teknologi informasi perlu diadaptasikan di dunia pendidikan.
“Kami ingin guru-guru di Kukar menguasai teknologi digital, khususnya AI dalam pembelajaran.
Harapannya, peserta yang hadir adalah mereka yang memiliki bakat dan komunitas sehingga dapat membagikan pengetahuan ini kepada rekan-rekan guru lainnya,” jelasnya.
Pujianto juga mengungkapkan rencana untuk melanjutkan kerja sama dengan SEAMOLEC di masa mendatang.
“Kalau kegiatan kali ini murni dibiayai oleh SEAMOLEC, ke depan kita akan hadirkan kembali mereka ke Kukar menggunakan dana dari Dinas Pendidikan,” katanya.
“ Kebetulan tadi SEAMOLEC sempat mengunjungi dua sekolah rujukan Google di Kukar dan sangat mengapresiasi sambutan kita terhadap pengembangan transformasi digital di pendidikan,” tambah Puji.
Sementara itu, Manager Divisi Pengembangan SEAMOLEC, Ari Susanti, menjelaskan bahwa pihaknya merupakan salah satu unit kerja di bawah SEAMEO yang fokus pada transformasi digital, termasuk penerapan AI di dunia pendidikan.
“Guru harus lebih memahami teknologi AI dibanding siswanya. Mereka bukan hanya mengajarkan, tetapi juga mengarahkan dan mengontrol pemanfaatan teknologi di sekolah agar digunakan sesuai kebutuhan pembelajaran,” ujarnya.
Ari menegaskan, tujuan pelatihan ini tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi guru di Kukar, tetapi juga menggali potensi daerah untuk dipromosikan di tingkat Asia Tenggara.
“Kami berharap potensi guru dan satuan pendidikan di Kukar dapat terus berkembang, sehingga lahir inovasi pembelajaran yang bermanfaat, baik di tingkat lokal maupun Asia Tenggara,” pungkasnya. (Adv/Yun)
Tags:
mutu pendidikan
Pendidikan
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40