Kategory
Advertorial,
Disdikbud Kukar,
Pendidikan,
23-06-2025 14:01:40
(Konferensi Pers penobatan SMP N 7 Muara Kaman sebagai SRG(PKaltim)
PILAR KALTIM
Dari pelosok Muara Kaman, satu langkah kecil menjadi lompatan besar bagi pendidikan digital di Indonesia. SMP Negeri 7 Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), resmi menyandang predikat sebagai Sekolah Rujukan Google (SRG) pertama di Kalimantan Timur dan satu-satunya dari jenjang SMP Negeri se-Indonesia.
Keberhasilan ini pun menjadi bukti bahwa Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat sejarah baru dalam dunia pendidikan digital.
Pada 5 Juni 2025 lalu, SMP Negeri 7 Muara Kaman resmi ditetapkan sebagai Sekolah Rujukan Google (SRG) pertama dan satu-satunya di Kalimantan Timur, sekaligus menjadi SMP Negeri pertama di Indonesia yang meraih pengakuan bergengsi ini.
Penetapan ini menandai langkah besar Kukar dalam mewujudkan transformasi pendidikan berbasis digital, sebuah visi strategis yang tengah digencarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.
Dalam konferensi pers yang digelar Disdikbud Kukar pada Minggu (22/06/2025) malam. Kepala Seksi Penjaminan Mutu dan Kelembagaan Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh mengungkapkan pencapaian ini adalah bagian dari target besar yang dicanangkan oleh Kepala Disdikbud Kukar.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Kukar, tetapi juga bukti bahwa daerah bisa menjadi pionir dalam transformasi digital pendidikan,” ujar Emy.
Emy menjelaskan SMPN 7 Muara Kaman berhasil lolos dari tahapan seleksi ketat oleh Google Asia Pacific.
“Dari 16 sekolah yang menjadi kandidat di Kukar, hanya sekolah ini yang memenuhi seluruh kriteria, mulai dari penggunaan penuh layanan Google Workspace, integrasi perangkat Chromebook, hingga kemampuan SDM yang tersertifikasi,” jelasnya.
Emy juga menambahkan bahwa transformasi digital pendidikan di Kukar bukan tanpa tantangan.
Emy menyebut, masalah utama adalah akses internet dan kesiapan SDM.
Namun Disdikbud Kukar terus melangkah progresif, termasuk menyalurkan perangkat ke 109 sekolah, menghadirkan akses internet berbasis Starlink, serta memasang solar cell berkapasitas 15.000 kWh untuk menunjang keberlanjutan energi.
“Banyak guru awalnya belum familiar dengan teknologi, tetapi kami terus melakukan pelatihan berjenjang dan pendampingan,” tambah Emy.
Atas pencapaian luar biasa ini, Emy mengaku Kukar juga mendapat undangan eksklusif ke kantor pusat Google di Singapura pada Oktober 2024 lalu dalam forum G-Tech, untuk mempresentasikan praktik baik ke lebih dari 10 negara.
“Bahkan, pada 28–30 Juli 2025 mendatang, Kementerian Pendidikan Jepang dijadwalkan datang langsung ke Kukar untuk mempelajari model Sekolah Rujukan Google (SRG) dan Kelas Sekolah Rujukan Google (KSrG),” terang Emy.
Kini, SMPN 7 Muara Kaman berdiri sebagai ikon kemajuan pendidikan digital di daerah, sekaligus simbol bahwa transformasi besar bisa lahir dari pelosok negeri.
“Dengan keberhasilan ini semoga Kukar dikenal sebagai salah satu distrik dengan perkembangan teknologi pembelajaran digital tercepat,” harapnya.
Lanjut Emy, keberhasilan ini tidak terlepas dari sinegri antara Disdikbud Kukar dengan pihak sekolah. Hal ini dibuktikan dengan keunggulan Kukar yang memiliki satu dari dua Google Certified Coach di Kalimantan Timur, yakni Suwito, salah satu tenaga pendidik SMPN 7 Muara Kaman.
Selain tenaga pendidik di sekolah, Suwito juga berperan sebagai pelatih digital bersertifikasi internasional.
Dalam kesempatan itu Suwito menceritakan langkahnya yang tidak mudah untuk menyandang status menjadi Google Coach.
“Saya harus melalui pelatihan, praktik mendampingi guru, dan ujian yang dinilai langsung oleh Google Singapura. Inovasi kami adalah menggabungkan teknologi dengan konteks lokal, termasuk alam sekitar, dan itu yang membuat kami berbeda,” jelas Suwito.
Kepala SMPN 7 Muara Kaman, Raisan menyampaikan rasa bangga dan harus atas pencapaian sekolah yang dipimpinnya.
Pada konferensi pers tersebut Raisan mengenang awal perjuangan sekolah tersebut yang dimulai dari kondisi sangat terbatas.
“Kami mulai dari nol, dengan hanya 50 siswa.
Sekarang sudah 150 siswa, seluruh guru kami bersertifikat Google Level 1 dan 2, tiga guru menjadi trainer, dan satu menjadi coach. Ini perjuangan yang luar biasa,” ungkapnya.
Dengan raihan status SRG ini, Raisan berharap SMPN 7 dapat terus berkembang dengan baik dan konsisten serta mampu menjadi contoh-contoh sekolah lainnya yang ada di Kukar. (adv/yun)
Tags:
Kalimantan Timur
Kutai Kartanegara
muara kaman
Sekolah Rujukan Google
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40