Kategory
Diskominfo Kutai Kartanegara,
27-08-2025 12:04:16
Wisata pantai di Samboja Barat Kutai Kartanegara
PILAR KALTIM - Samboja Barat, Kutai Kartanegara (Kukar), mulai dikenal luas berkat inovasi Wisata Samboja Barat (Wisambar). Program ini bukan sekadar promosi digital, tetapi juga wadah informasi yang memperkenalkan potensi wisata alam, budaya, hingga produk lokal kecamatan mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.
Camat Samboja Barat, Burhanuddin, mengatakan sejumlah destinasi masih menjadi andalan utama. Pantai Ambalat dan Batu Dinding, misalnya, tetap ramai dikunjungi wisatawan berkat pengelolaan aktif kelompok sadar wisata.
“Kalau di Ambalat itu memang ramai terus.
Pokdarwis sangat aktif mengelola, jadi destinasi tetap hidup,” ujarnya, pada Rabu (27/8/2025).
Selain daya tarik alam, pemerintah kecamatan juga mengaitkan pariwisata dengan pemberdayaan ekonomi warga. Kehadiran wisatawan diharapkan bisa menggerakkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di sekitar lokasi wisata.
“Pariwisata berjalan, UMKM ikut bergerak. Itu yang kami dorong di sini,” jelasnya.
Wisambar sendiri menjadi terobosan baru dalam promosi wisata.
Melalui platform digital ini, informasi destinasi di Samboja Barat bisa diakses lebih mudah oleh masyarakat maupun wisatawan luar daerah. Inovasi tersebut bahkan berhasil meraih penghargaan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga masuk nominasi inovasi nasional.
“Wisambar itu kemarin kita ikutkan lomba, bahkan sampai bikin film dokumenter. Alhamdulillah dapat penghargaan,” kata Burhanuddin.
Film dokumenter Wisambar juga membuka kesempatan baru bagi generasi muda Samboja Barat.
Seorang pemuda daerah ini mendapat kesempatan mengikuti program magang ke Korea selama setahun penuh berkat dukungan beasiswa.
Menurut Burhanuddin, capaian Wisambar bukan hanya soal prestasi, tetapi juga dampak nyata bagi promosi lokal. Masyarakat semakin mengenal potensi wisata di wilayahnya sendiri, sementara wisatawan luar lebih mudah menemukan destinasi.
“Kalau dikelola baik, Samboja Barat bisa jadi tujuan wisata yang menarik. Bukan cuma alam, tapi juga budaya dan produk lokalnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pengembangan wisata tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah.
Keterlibatan masyarakat, kelompok sadar wisata, pelaku UMKM, hingga generasi muda menjadi kunci keberlanjutan.
“Tidak bisa hanya pemerintah. Harus ada kolaborasi semua pihak,” tambahnya.
Burhanuddin berharap Wisambar bisa menjadi pintu menuju panggung global bagi daerahnya.
“Harapannya bisa mendunia dan benar-benar membawa nama Samboja Barat ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Adv/Yun)
Tags:
Samboja Barat
Kecamatan Samboja
Kutai Kartanegara
Samboja
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40