Rembug KTNA Soroti Ketahanan Pangan dan Hilirisasi Pertanian di Kukar

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri


PILAR KALTIM - Rembuk Utama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional 2025 di Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi ruang strategis membahas ketahanan pangan dan penguatan sektor pertanian. 

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan, forum tersebut penting sebagai wadah kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta transfer teknologi antarpetani dan nelayan.

“Kita berharap dengan rembuk ini akan terjadi kolaborasi, tukar pendapat, transfer teknologi, transfer informasi antar petani dan nelayan. Sehingga produktivitas mereka bisa semakin meningkat,” ujarnya usai pembukaan Rembuk KTNA di Halaman Kantor Bupati Kukar, Jumat (19/9/2025).

Menurut Aulia, Kukar memiliki peran vital dalam menopang ketahanan pangan Kalimantan Timur. Data menunjukkan, sekitar 46 persen luas sawah di Kaltim berada di Kukar.

Dari sisi produksi, kontribusi gabah kering giling Kukar mencapai 48 persen dari total produksi provinsi.

“Artinya, hampir separuh produksi padi Kaltim ditopang oleh Kutai Kartanegara. Ini yang menegaskan Kukar sebagai salah satu lumbung pangan utama,” terangnya.

Meski demikian, Aulia menilai penguatan sektor hulu saja belum cukup. Pemerintah daerah kini mendorong hilirisasi pertanian untuk menjaga harga, meningkatkan nilai tambah, dan memperbesar kontribusi ekonomi daerah.

“Kita ingin dengan adanya proses hilirisasi, harga produk bisa lebih terjaga, nilai tambahnya meningkat, dan tentu akan berdampak positif pada PDRP Kutai Kartanegara,” tegasnya.(Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

aulia rahman basri

Bupati Kukar

bupati kutai kartanegara

Kontak Tani Nelayan Andalan

KTNA

Kutai Kartanegara