Pergerakan Tanah di Desa Purwajaya Makin Parah, 11 KK Terpaksa Mengungsi

                                                                                                                                                                   Kutai Kartanegara

(Longsor yang terjadi di Dusun Mekar Beringin Jaya RT.01(Pilarkaltim)


PILAR KALTIM - Pergerakan tanah yang semakin parah akibat curah hujan tinggi mengancam pemukiman warga di Dusun Mekar Beringin Jaya RT 01, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan. 
Hingga kini, tujuh rumah mengalami kerusakan, satu masjid terdampak, dan beberapa bangunan lainnya berisiko runtuh jika tidak segera ditangani.  

Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto, menyatakan longsor di wilayah ini bukan kejadian tunggal. Sejak Juli 2024, tanah terus bergerak, semakin parah pada akhir Desember, dan puncaknya terjadi pada 26 Januari 2025. 
Awalnya, pergeseran tanah hanya sekitar 30 cm hingga setengah meter per minggu, tetapi kini mencapai dua meter akibat hujan deras yang terus mengguyur.  

"Kondisi di lokasi longsor sangat memprihatinkan. Kami terus memantau dan mencari solusi terbaik bagi warga yang terdampak," ujar Adi Sucipto kepada awak media, Kamis (30/1/2025).  

Saat ini, 45 jiwa dari 11 kepala keluarga terdampak dan harus meninggalkan rumah mereka.

Pemerintah Desa telah menyewakan delapan rumah sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal selama dua bulan. Namun, keterbatasan anggaran membuat bantuan ini tidak bisa diberikan dalam jangka panjang.  

Pemerintah Desa telah melaporkan kejadian ini dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Dinas Perkim, dan PU untuk mencari solusi yang lebih permanen.  

“Kami berharap pemerintah kabupaten dapat segera mengambil langkah cepat agar dampak bencana ini tidak semakin meluas,” tambah Adi.  

Warga yang terdampak kini berharap adanya bantuan lebih lanjut, baik dalam bentuk relokasi maupun pembangunan infrastruktur pencegahan longsor, agar mereka dapat kembali hidup dengan aman dan tenang. (Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Kutai Kartanegara

loa janan