Pentingnya Peran Aktif Masyarakat Lokal, Dispar Kukar Konsepkan Paket Wisata

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Dinas Pariwisata Kukar

(Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta)


PILAR KALTIM : Wilayah hulu Mahakam di Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki kekayaan alam dan budaya yang masih tersembunyi dari sorotan publik.

Melihat potensi tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar tengah menyusun konsep perjalanan wisata terpadu yang menggabungkan sejumlah destinasi unggulan dalam satu rute.

Gagasan ini bertujuan tidak hanya memperkenalkan kekayaan pariwisata daerah, tetapi juga mendorong keterlibatan warga setempat dalam pengembangan sektor ini. Pemerintah berharap, dengan kolaborasi masyarakat, pariwisata bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus pelestarian budaya.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan sejumlah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai wilayah seperti Kedang Ipil, Kota Bangun III, Pela, hingga Danau Semayang.

"Kami sudah bertemu dengan beberapa Pokdarwis untuk menyusun konsep paket wisata terpadu ini. Targetnya, wisatawan bisa menikmati banyak destinasi unggulan hanya dalam satu perjalanan," ujar Ridha saat diwawancarai Jumat (09/05).

Ridha menambahkan bahwa pendekatan lintas wilayah ini diharapkan memudahkan wisatawan dalam menjangkau lokasi-lokasi wisata.

Selain itu, model ini juga akan memperkuat sinergi antarwilayah sehingga manfaat ekonomi dan sosial bisa dirasakan secara merata.

Paket wisata yang sedang dirancang tidak hanya menampilkan keindahan panorama alam Kukar, tetapi juga akan memuat unsur budaya lokal dan edukasi.

“Wisatawan nantinya diajak menyusuri danau, mengunjungi desa wisata, serta menjelajahi sungai dan hutan yang masih alami,” katanya

“Ini bukan hanya soal jalan-jalan, tapi juga pengalaman belajar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal,” tambahnya

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari banyak pihak, terutama warga setempat.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri.

Ini membutuhkan dukungan semua pihak, agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat, dan lebih baik lagi kalau masyarakatnya yang tergerak,” jelasnya

Ia mengaku tahapan teknis saat ini sedang dipersiapkan, mulai dari pemetaan lokasi wisata, pengaturan transportasi, hingga penyediaan fasilitas penginapan dan kuliner.

Dispar Kukar juga tengah merancang pelatihan bagi sumber daya manusia lokal agar pelayanan wisata bisa dilakukan secara profesional.

Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan peran UMKM, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan mengembangkan potensi wisata yang ada di daerah mereka.

"Ini saatnya kita kenalkan potensi wisata di Kukar yang kaya akan alam, semua itu disiapkan dalam paket wisata yang menarik dan mudah diakses. Kami optimistis Kukar bisa menjadi destinasi unggulan, tak hanya di Kalimantan, tapi juga di Indonesia," tutup Ridha (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Desa Wisata

desa wisata pela

destinasi wisata

dinas pariwisata kukar