Pemkab Kukar Percepat Pembangunan Hatchery Besar di Muara Badak

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik


PILAR KALTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat pembangunan hatchery skala besar di kawasan pesisir Muara Badak. Fasilitas ini ditargetkan menjadi pusat penetasan benur unggulan sekaligus menopang kebutuhan nelayan dan pembudidaya lokal yang selama ini bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, menjelaskan bahwa pembangunan hatchery sudah dimulai sejak tahun lalu dengan total anggaran Rp20 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembebasan lahan dan perluasan area sebagai bagian dari tahap awal. 

“Pada tahun lalu sudah dialokasikan Rp16 miliar untuk pembebasan lahan dan penambahan kawasan,” ungkapnya, pada Selasa (9/9/2025). 

Menurutnya, proyek ini kini telah memasuki tahapan konstruksi dan ditargetkan rampung pada akhir tahun. 

“Proses pembangunan fisiknya berjalan lancar.

Kami harap tahun depan hatchery ini sudah bisa difungsikan secara penuh,” tuturnya.

Berbeda dengan hatchery berskala kecil yang tersebar di beberapa kecamatan, unit di Muara Badak ini dirancang berkapasitas lebih besar dan dilengkapi peralatan modern untuk mempercepat produksi benur massal. 

Lokasi Tanjung Limau dipilih karena memiliki infrastruktur memadai serta akses langsung ke laut, yang memudahkan distribusi ke berbagai wilayah di Kukar maupun daerah sekitar. (Adv/Yun)

“Kami melihat potensi pesisir Muara Badak sangat besar, dan hatchery ini akan menjadi salah satu penopang utama perekonomian sektor perikanan di masa depan,” jelas Muslik.

Ia menegaskan bahwa pembangunan hatchery juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Kukar dalam memperkuat ketahanan pangan laut sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

Melalui fasilitas ini, Pemkab berharap dapat mengurangi ketergantungan impor benur serta menciptakan ekosistem budidaya yang berkelanjutan. 

“Tujuan utamanya adalah mendorong kemandirian benur serta memperkuat sektor perikanan dari hulu ke hilir,” imbuhnya.

Muslik menambahkan, kehadiran hatchery skala besar ini sejalan dengan harapan nelayan dan pembudidaya yang selama ini kesulitan memperoleh benur berkualitas dengan harga terjangkau.

“Dengan hadirnya hatchery ini, sektor perikanan Kukar diyakini akan memasuki babak baru yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di daerah pesisir,” pungkasnya.(Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Kutai Kartanegara

Muara Badak

Pemkab Kukar