Kategory
Kutai Kartanegara,
27-01-2025 11:17:07
(Suasana acara peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga(yun)
PILAR KALTIM : Hujan yang mengguyur Kecamatan Sangasanga sehari sebelumnya meninggalkan genangan air sehingga menyebabkan kondisi lapangan yang cukup berlumpur.
Pagi itu, suasana berubah penuh haru saat barisan Paskibra dengan langkah tegap membawa Bendera Merah Putih untuk dikibarkan. Tidak ada keluhan dari wajah-wajah muda itu, hanya tekad yang terlihat jelas mereka membawa simbol perjuangan bangsa.
Di tengah upacara peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga, yang digelar di di lapangan sepak bola Pertamina EP Asset 5 Field. Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, berdiri dengan tenang di hadapan masyarakat.
Dalam suaranya, terselip rasa bangga dan harapan besar bagi generasi penerus.
"Nilai perjuangan tidak lagi diukur dari keberanian fisik seperti dulu. Sekarang, perjuangan adalah soal pemikiran, inovasi, dan kepedulian. Generasi muda adalah harapan kita untuk membawa Kukar menjadi lebih baik," ucap Edi
Menurutnya anak-anak muda masa kini adalah harta paling berharga.
Sehingga ilmu dan kreativitas, generasi muda tentunya akan menjadi pilar utama pembangunan, termasuk mendukung Ibu Kota Negara Nusantara.
Upacara hari itu bukan sekadar seremonial. Bagi banyak orang yang hadir, ini adalah refleksi mendalam tentang bagaimana semangat perjuangan di masa lalu tetap relevan di era sekarang.
Tidak hanya melalui pidato, tetapi juga lewat rangkaian acara seperti Gowes Merah Putih, turnamen olahraga, pameran, hingga drama kolosal yang menyentuh hati. Di akhir acara, Bupati Edi menyampaikan pesan yang sarat makna.
"Semangat patriotisme yang kita peringati hari ini bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi juga untuk membangun masa depan. Kita semua punya peran dalam perjuangan ini." Tegasnya
Salah satu momen yang paling membekas adalah drama kolosal tentang perjuangan masyarakat Sangasanga melawan penjajah.
Anak-anak kecil yang menonton dari tepi lapangan tampak terpaku, mata mereka menyala melihat keberanian para pejuang yang diperankan oleh para aktor lokal.
Seorang penonton, Lina (34), yang datang bersama putranya, berkata sambil menyeka air mata. Ia merasa terharu dan menurutnya drama tersebut menjadi pelajaran berharga buat anak-anak masa kini.
“Mereka harus tahu betapa sulitnya perjuangan dulu agar bisa lebih menghargai tanah air." Katanya
Peristiwa Merah Putih Sangasanga tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga menjadi panggilan bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk melanjutkan perjuangan . (Yun)
Tags:
bupati kutai kartanegara
Kutai Kartanegara
peristiwa merah putih sangasanga
sangasanga
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40