Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
Kutai Kartanegara,
21-08-2025 11:14:56
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi
PILAR KALTIM - Pemerintah Kecamatan Loa Janan menegaskan arah pembangunan tahun ini akan dititikberatkan pada penguatan ekonomi kreatif berbasis desa. Langkah ini dipandang penting untuk membangun ekosistem yang kokoh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami ingin pertumbuhan ekonomi kreatif di Loa Janan benar-benar tumbuh dari desa, karena di sanalah akar kreativitas berada,” kata Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, Kamis (21/8/2025).
Menurut Hery, upaya tersebut tidak mungkin berjalan sendiri, melainkan harus melalui pola kolaborasi yang melibatkan pemerintah, Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf), dan komunitas lokal.
Pemerintah kecamatan, ujarnya, berperan sebagai fasilitator sekaligus penghubung antara para pelaku kreatif dengan pemerintah kabupaten.
“Semoga ke depan, program-program ekonomi kreatif di seluruh kecamatan bisa diberi ruang yang lebih luas agar tumbuh bersama,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, kecamatan bersama komunitas mengadakan komunikasi rutin untuk mengidentifikasi potensi lokal, menyusun strategi, hingga membangun koneksi lintas subsektor.
Hery menekankan, kekuatan ekonomi kreatif tidak hanya terletak pada individu pelaku, melainkan pada ekosistem yang terbentuk dari jejaring, dukungan kebijakan, dan keberlanjutan kegiatan.
“Kalau jejaringnya kuat, kegiatan tidak akan berhenti pada satu momentum, tapi bisa terus berkembang,” jelasnya.
Di wilayah Loa Janan, subsektor seni pertunjukan menjadi wajah dominan karena aktivitasnya merata hampir di seluruh desa.
Sementara itu, seni rupa mulai menunjukkan perkembangan lewat komunitas airbrush yang konsisten menggelar agenda tahunan.
“Jika semua desa saling mendukung, ekosistem ini akan tumbuh kuat dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Penguatan ekosistem kreatif di Loa Janan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pariwisata. Tahun ini, Kekraf dipercaya penuh untuk mengelola agenda kegiatan, sebuah bentuk apresiasi atas kerja komunitas yang dianggap nyata dan berdampak.
“Dukungan dari Pemkab menjadi penopang penting agar ruang kreasi semakin terbuka,” tambah Hery.
Sebagai bentuk keberlanjutan, panggung kreatif di tingkat kecamatan dijadwalkan minimal berlangsung sekali dalam setahun.
Pemerintah kecamatan memastikan dukungan penuh agar agenda tersebut terus hidup, meskipun pelaksana teknis dipegang komunitas.
“Meski pelaksana teknis dipegang komunitas, pihak kecamatan tetap memberi dukungan penuh untuk memastikan keberlangsungan acara,” ucapnya.
Lebih jauh, inisiatif desa dalam pertunjukan budaya dan kegiatan kreatif menjadi fondasi utama dalam pembangunan ekosistem. Setiap agenda diyakini tidak hanya menghidupkan ruang kreasi, tetapi juga menciptakan koneksi antar-desa.
“Dengan pola kolaboratif, kami ingin pertumbuhan ekonomi kreatif di Loa Janan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, melainkan berkembang menjadi sistem yang tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv/Yun)
Tags:
Diskominfo Kukar
Kutai Kartanegara
loa janan
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40