Kategory
Kaltim,
06-12-2025 13:29:22
apel gelar pasukan dalam rangka simulasi tanggap darurat bencana Hidrometeorologi di Wilayah Kaltim Tahun 2025
PILARKALTIM: Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji menegaskan bahwa wilayah Kaltim memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana hidrometeorologi, seperti banjir musiman, tanah longsor, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, hingga dampak perubahan iklim global yang semakin sulit diprediksi.
"Namun demikian kita mendoakan agar Provinsi Kaltim tidak ada bencana yang melanda. Dan apabila bencana itu terjadi, Insya Allah kita sudah siap mengantisipasi maupun menanggulanginya," tegas Seno Aji kepada awak media usai menghadiri apel gelar pasukan dalam rangka simulasi tanggap darurat bencana Hidrometeorologi di Wilayah Kaltim Tahun 2025, yang berlangsung di Halaman Gedung BSCC Dome Balikpapan, Sabtu (6/12/2025).
Menurut Seno, apel gelar pasukan dan simulasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh unsur siap menghadapi potensi bencana, baik dari aspek personel, peralatan dan teknologi, koordinasi dan komunikasi, hingga kesiapan SOP.
"Simulasi ini untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam mengantisipasi bencana, baik antara Polda Kaltim, Kodam VI Mulawarman, stakeholder, maupun seluruh relawan yang ada. Dengan simulasi, setiap unsur dapat mengetahui tugas dan perannya masing-masing, siapa mengerjakan apa," ujarnya.
Lebih lanjut, Seno Aji menekankan bahwa keberhasilan penanganan bencana tidak semata ditentukan oleh keberanian di lapangan, tetapi juga oleh kecepatan koordinasi lintas instansi, kejelasan komando, serta kedisiplinan menjalankan standar operasional keselamatan.
"Simulasi ini menjadi ruang latihan bersama agar setiap pribadi dan unit memahami perannya masing-masing.
Kita ingin siap menghadapi apapun yang terjadi, meski tetap berdoa agar tidak ada bencana di Kalimantan Timur," tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, ditegaskan Seno, akan terus memperkuat sistem mitigasi bencana melalui edukasi masyarakat, peningkatan sarana-
prasarana kebencanaan, serta kerja sama dengan seluruh pihak, termasuk institusi keamanan, lembaga adat, hingga tokoh masyarakat.
Kapolda Kaltim Brigjen Pol Endar Priantoro mengatakan peserta apel yang hadir dalam rangka simulasi tanggap darurat bencana ini salah satuh wujud sinergitas dan kesiap siagaan dalam upaya memitigasi potensi bencana alam di Provinsi Kaltim kedepan, khususnya bencana Hidrometeorologi, demi terjaminnya keamanan dan keselamatan masyarakat.
"Penanganan pencernaan alam sangat vital dan multi dimensi, diperlukan visi yang padu kerjasama lintas sektoral serta kesadaran akan tantangan yang ada, kita harus terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan membantu masyarakat dalam menghadapi bencana termasuk memfasilitasi pemulihan pasca bencana," kata Endar Priantoro.
Apel gelar pasukan dalam rangka simulasi tanggap darurat bencana Hidrometeorologi di Wilayah Kaltim Tahun 2025, diawali pemberian rompi kepada perwakilan pasukan relawan oleh Kapolda Kaltim, Pangdam VI Mulawarman dan Wagub Kaltim, dilanjutkan
simulasi penanganan kebakaran lahan dan rumah warga, penanganan warga yang dilanda banjir, serta penanganan warga yang yang terdampak tanah longsor, setelah itu
di lanjutkan peninjauan posko2 pengunsian bencana, mobil watergen, dapur umum, tenda pengunsian, tenda trauma healing, posko kesehatan lapangan, pos DVI ante Mortem, posko bencana, sarana transportasi dalam penanganan kecelakaan.(***)
Tags:
Kalimantan Timur
Pemprov Kaltim
Seno Aji
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40