Hetifah Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI secara Etis, Perkuat Riset dan Pembelajaran

                                                                                                                                                                   Kutai Kartanegara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Pendidikan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat membuka Workshop Bina Talenta Riset dan Pengembangan bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penelitian dan Pembelajaran yang Berkualitas untuk Mahasiswa” di Gedung Kuliah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Unikarta (PKaltim)


PILAR KALTIM - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak dan beretika guna meningkatkan kualitas riset serta pembelajaran di perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Hetifah saat membuka Workshop Bina Talenta Riset dan Pengembangan bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penelitian dan Pembelajaran yang Berkualitas untuk Mahasiswa” di Gedung Kuliah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Hetifah tersebut diikuti sekitar 150 mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah Aspirasi Hetifah, serta melibatkan dosen dan tenaga kependidikan Universitas Kutai Kartanegara.

Dalam sambutannya, Hetifah menilai penguasaan AI kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa untuk menghadapi perkembangan dunia pendidikan tinggi maupun kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, kehadiran AI harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikan peran berpikir kritis mahasiswa.

“AI merupakan alat bantu yang sangat bermanfaat, tetapi tetap tidak boleh menggantikan proses berpikir. Mahasiswa harus tetap mampu menganalisis, mengkritisi, dan menghasilkan gagasan yang orisinal,” ujar Hetifah.

Ia menjelaskan, pemanfaatan AI dalam dunia akademik dapat membantu mahasiswa dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari mencari referensi, mengolah data, hingga menyusun rancangan penelitian. Namun, kualitas hasil akhir tetap bergantung pada kemampuan analisis dan integritas akademik pengguna teknologi tersebut.

“Mahasiswa tidak cukup hanya bisa menggunakan teknologi.

Mereka juga harus memahami batasannya, mampu memeriksa kembali informasi yang diperoleh, serta menjaga etika akademik agar hasil riset dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sebagai Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, inovasi, pemuda, olahraga, perpustakaan, dan statistik, Hetifah menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami penggunaan AI secara tepat sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan kampus.

“Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu memakai teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi. Kampus harus menjadi tempat lahirnya berbagai solusi melalui riset yang berkualitas,” tegasnya.

Hetifah menambahkan, kegiatan peningkatan kapasitas seperti workshop AI perlu terus diperluas agar semakin banyak mahasiswa memiliki kemampuan digital dan keterampilan riset yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Workshop tersebut turut menghadirkan akademisi Universitas Kutai Kartanegara dan praktisi AI yang memberikan materi mengenai penerapan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran, penelitian, serta pengembangan kompetensi digital mahasiswa. (Nur)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian

Kutai Kartanegara

Unikarta