Kategory
Disdikbud Kukar,
Kutai Kartanegara,
02-07-2026 10:00:23
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah (PKaltim)
PILAR KALTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan perayaan Festival Erau tahun 2026 siap digelar meski alokasi anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengalami penyesuaian.
Penyelenggaraan pesta adat tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, yang menjadi pelaksana utama seluruh rangkaian adatnya.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan persiapan pelaksanaan Erau terus dimatangkan melalui sejumlah rapat koordinasi bersama berbagai pihak.
Kepastian pelaksanaan juga telah mendapat persetujuan Bupati Kukar serta restu dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Kita sudah beberapa rapat membahas soal erau 2026, atas persetujuan Pak Bupati, serta setelah saya meminta restu dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Erau tetap akan dilaksanakan dengan mengedepankan kolaborasi,” ujarnya. Kamis (2/6/2026).
Menurut Heri sapaan akrabnya, tahapan persiapan diawali dengan pembentukan tim pelaksana. Selanjutnya, pada Juli akan dimulai latihan tari massal yang menjadi salah satu agenda penting karena membutuhkan waktu persiapan cukup panjang.
Selain itu, Disdikbud Kukar juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Erau agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Erau tahun ini akan mengedepankan efisiensi dengan memaksimalkan anggaran yang tersedia tanpa mengurangi esensi pelaksanaan pesta adat tersebut.
“Untuk proses pelaksanaan Erau, kita akan berupaya seefektif mungkin memaksimalkan anggaran yang tersedia,” katanya.
Heri mengungkapkan, seluruh pendanaan penyelenggaraan Erau tahun ini dialokasikan dalam bentuk hibah kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Skema tersebut diterapkan sebagai konsekuensi dari penyesuaian anggaran yang terjadi di lingkungan Disdikbud Kukar.
“Dengan mekanisme itu, Kesultanan akan menjadi pihak yang melaksanakan kegiatan, sedangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hanya berperan melakukan koordinasi,” jelasnya.
Menurutnya, pola kolaborasi tersebut sekaligus memastikan seluruh prosesi adat dan kegiatan yang bersifat sakral tetap dilaksanakan oleh Kesultanan sebagai pemegang otoritas adat.
“Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan yang bersifat sakral akan sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak Kesultanan,” pungkasnya.
(Nur)
Tags:
ERAU 2026
adat budaya kutai
dinas pendidikan dan kebudayaan kukar
Disdikbud Kukar
Erau
erau adat pelas benua
kesultanan kutai kartanegara
Kutai Kartanegara
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40