Kategory
Diskominfo Kutai Kartanegara,
20-09-2025 04:08:42
Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo,
PILAR KALTIM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana menggelar aksi bersih-bersih massal dalam rangka memperingati World Clean Day. Namun, pelaksanaan kegiatan di Kukar masih menunggu waktu yang tepat menyesuaikan agenda daerah.
Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengatakan secara nasional aksi World Clean Day jatuh pada 20 September. Akan tetapi, Kukar pada waktu bersamaan tengah menggelar sejumlah kegiatan besar.
“Kalau secara serempak nasional tanggal 20 September.
Tetapi di Kukar banyak kegiatan kebudayaan. Ada KTNA, juga Pesta Adat Erau. Jadi kita akan mencari waktu yang pas agar World Clean Day serempak di Kukar bisa terlaksana,” ujarnya, pada Sabtu (20/9/2025).
Menurut Slamet, aksi bersih-bersih tersebut rencananya akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
DLHK Kukar akan mengajak pemerintah daerah, komunitas lingkungan, pelajar, hingga kelompok masyarakat umum untuk terlibat dalam kegiatan massal.
“Prinsipnya, semakin banyak unsur yang ikut bergerak, semakin besar pula dampaknya terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada momentum satu hari saja. DLHK ingin menjadikan World Clean Day sebagai gerakan bersama yang berkesinambungan di tingkat lokal.
“Kita ingin kegiatan ini betul-betul dirasakan manfaatnya, bukan sekadar seremonial. Harapannya ada tindak lanjut berupa budaya menjaga kebersihan yang melekat di masyarakat,” tegas Slamet.
World Clean Day sendiri merupakan gerakan global yang diperingati setiap tahun dan diikuti jutaan relawan dari berbagai negara.
Fokus utamanya adalah mendorong kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah serta aksi nyata membersihkan lingkungan sekitar. Indonesia pun tercatat sebagai salah satu negara dengan partisipasi terbesar dalam kegiatan ini.
Kukar, menurut Slamet, menghadapi tantangan serius dalam urusan persampahan. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya aktivitas ekonomi membuat produksi sampah semakin meningkat.
“Kalau tidak dikelola sejak dini, ini bisa menjadi persoalan besar.
Karena itu, World Clean Day menjadi momentum untuk menyatukan energi semua pihak,” katanya.
Selain membersihkan sampah, DLHK Kukar juga akan mendorong kegiatan edukasi lingkungan, seperti pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, kampanye pengurangan plastik sekali pakai, dan peningkatan ruang terbuka hijau. Dengan begitu, hasil dari aksi bersih-bersih diharapkan lebih terasa dan berdampak jangka panjang.
Terakhir, Slamet menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak. Ia mengajak komunitas, sekolah, dan perusahaan yang beroperasi di Kukar untuk ikut berpartisipasi.
“Kalau kita bisa bergerak bersama, manfaatnya tidak hanya untuk hari ini, tapi juga untuk generasi yang akan datang,” tutupnya.(Adv/Yun)
Tags:
dlhk kukar
Kutai Kartanegara
World Cleanup Day
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40