DKP Kukar Kembangkan Budidaya Rumput Laut Gracilaria di Muara Badak

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Advertorial
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Diskominfo Kutai Kartanegara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Kutai Kartanegara

Rumput Laut


PILAR KALTIM - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan budidaya rumput laut Gracilaria di wilayah pesisir. 

Kepala DKP Kukar, Muslik, menyebutkan bahwa Kecamatan Muara Badak menjadi salah satu pusat produksi dengan hamparan budidaya yang cukup luas.

“Jadi sekarang itu di Muara Badak hamparannya sudah 1.000 hektare lebih dari 3.600 potensi tambak yang bisa dikembangkan untuk budidaya rumput laut jenis Gracilaria,” ungkapnya pada Selasa (26/8/2025).

Pemerintah Kabupaten Kukar juga mendukung penuh pengembangan komoditas ini dengan menyediakan infrastruktur industri. Muslik menjelaskan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah membangun pabrik pengolahan khusus untuk rumput laut. 

“Dan di sini dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah membangun pabrik rumput laut,” sebutnya.

Menurutnya, kehadiran pabrik tersebut akan menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. DKP Kukar berharap kapasitas produksi rumput laut dari tambak masyarakat dapat memenuhi kebutuhan industri. 

“Harapannya nantinya kita bisa memenuhi kapasitas pabrik tersebut untuk diolah, kemudian diekspor,” ujarnya.

Rumput laut Gracilaria sendiri dikenal sebagai jenis yang mudah dibudidayakan.

Dengan masa pemeliharaan yang relatif singkat dan biaya operasional terjangkau, komoditas ini banyak diminati petambak.

Selain itu, Gracilaria memiliki nilai ekonomi tinggi karena menjadi bahan baku penting dalam industri pembuatan agar-agar hingga obat-obatan. Bentuknya silindris atau pipih dengan permukaan licin berbintil, serta warna yang bervariasi dari cokelat kehijauan hingga merah keunguan, tergantung kondisi lingkungan.

Dengan potensi lahan tambak mencapai 3.600 hektare di Muara Badak, Pemkab Kukar optimistis pengembangan budidaya Gracilaria dapat menjadi salah satu sumber pendapatan terbarukan yang menjanjikan bagi masyarakat. 

“Harapannya nantinya kita bisa memenuhi kapasitas pabrik tersebut untuk diolah, kemudian diekspor,” pungkasnya. (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Dinas Kelautan dan Perikanan

Diskominfo Kukar

Kutai Kartanegara