Distransnaker Prioritaskan 305 Warga Prasejahtera dalam Pelatihan Kompetensi Kukar Siap Kerja 2026

                                                                                                                                                                   Kutai Kartanegara

Peserta pelatihan disnaker Kukar (PKaltim)


PILAR KALTIM - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memprioritaskan masyarakat prasejahtera dalam pelaksanaan Pelatihan Kompetensi Kukar Siap Kerja 2026. 

Dari total keseluruhan 305 peserta yang mengikuti program tersebut, sebagian besar berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kukar, Dendi Irwan Fahriza, mengatakan sekitar 85 persen peserta berasal dari DTSN desil 1 hingga desil 5 atau kelompok masyarakat sangat miskin, miskin, rentan miskin, hingga berpenghasilan rendah. 

"Dari total 305 peserta, sekitar 85 persen berasal dari DTSN desil 1 sampai desil 5. Artinya, program ini memang kami arahkan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut Dendi, peningkatan kompetensi menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan. 

Melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, peserta diharapkan memiliki bekal untuk memperoleh pekerjaan atau meningkatkan taraf hidup. 

"Harapannya pelatihan ini dapat menjadi salah satu solusi mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kompetensi dan akses ke dunia kerja,” kata Dendi

Program Kukar Siap Kerja tahun ini mencakup sembilan jenis pelatihan, yakni Ahli K3 Umum, Desain Grafis, Content Creator, Mekanik Alat Berat, Operator Alat Berat, Rigger, Satpam Gada Pratama, Welder SMAW 3G, serta Penjamah Makanan. 

Khusus pelatihan penjamah makanan merupakan program baru yang dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selain pelatihan, Distransnaker juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan guna memperluas peluang penyerapan tenaga kerja bagi para peserta setelah menyelesaikan pelatihan. 

Pada saat yang sama, pihak dinas juga turut memberdayakan enam Tenaga Kerja Mandiri (TKM) binaan untuk menyediakan konsumsi selama kegiatan berlangsung. 

"Setiap kegiatan yang kami laksanakan selalu berupaya melibatkan TKM binaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha sektor informal di Kutai Kartanegara,” tutup Dendi. (Nur)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

kukar siap kerja

Kutai Kartanegara