Dispora Kukar Soroti Potensi Atlet Disabilitas

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni


PILAR KALTIM - Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, menekankan bahwa pembinaan atlet disabilitas tidak bisa hanya dibebankan pada lembaga formal. 

Menurutnya, dukungan keluarga serta keterlibatan pemerintah desa menjadi fondasi penting dalam membentuk mental dan prestasi atlet berkebutuhan khusus.

“Kepercayaan diri anak-anak disabilitas tumbuh dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Semangat untuk tampil dan bersaing di dunia olahraga harus dimulai dari rumah,” ujar Aji Ali pada Sabtu (6/9/2025).

Ia menegaskan, dorongan emosional dari orang tua sangat menentukan langkah awal anak-anak disabilitas untuk berani menunjukkan kemampuan di ruang publik, termasuk dalam bidang olahraga.

Selain keluarga, Aji Ali juga menyoroti peran pemerintah desa. Ia menyebut masih banyak penyandang disabilitas di tingkat desa yang belum mengetahui keberadaan NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Kukar sebagai wadah pembinaan khusus.

“Perangkat desa bisa menjadi ujung tombak informasi.

Dengan pendekatan yang tepat, masyarakat disabilitas akan merasa dihargai dan memiliki tempat untuk berkembang,” jelasnya.

Dispora Kukar, lanjutnya, telah mencatat sejumlah talenta atletik dari wilayah pedalaman. Beberapa di antaranya ialah atlet angkat berat dari Kecamatan Tabang dan pemain tenis meja asal Kenohan.

Namun, ia mengakui masih banyak potensi yang belum tergali akibat keterbatasan informasi serta kurangnya pendekatan personal di tingkat desa.

“Kami yakin di pelosok Kukar banyak anak berbakat yang menunggu kesempatan. Keterbatasan fisik bukan hambatan untuk berprestasi,” tutupnya.

(Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Atlet Disabilitas

atlet daerah

Dispora Kukar