Dispar Kukar Siap Dukung Kebijakan THR Wisata Bagi Masyarakat Jika Ada Instruksi Dari Pemprov

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Dinas Pariwisata Kukar

(Plt.Kadispar Kukar Arianto)


PILAR KALTIM : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meluncurkan program bertajuk THR sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Salah satu poin utama dalam program ini adalah menggratiskan tarif masuk destinasi wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemprov.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar menyatakan siap mendukung langkah tersebut apabila ada perintah resmi dari pemerintah provinsi.

“Kalau ada perintah, kita siap untuk melaksanakannya. Tapi sejauh ini tidak ada instruksi untuk menggratiskan objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Kukar,” kata Arianto.

Arianto menjelaskan bahwa hingga saat ini Dispar Kukar masih menerapkan tarif masuk seperti biasa, karena belum ada kebijakan baru yang mengatur soal pembebasan biaya masuk objek wisata di tingkat kabupaten.

Menurutnya, sejauh ini juga belum ada laporan dari masyarakat yang mengeluhkan tarif atau pungutan di lokasi wisata.

“Kita belum dapat laporan terkait keluhan masyarakat soal biaya karcis dan lainnya,” ujarnya.

Ia pun menilai bahwa tarif yang dikenakan selama ini masih dalam batas wajar dan terjangkau bagi pengunjung, terutama saat momen liburan seperti Lebaran.

“Berdasarkan monitoring kami di lapangan, tarif yang diterapkan masih tergolong aman dan tidak memberatkan,” tambahnya.

Lebih jauh, Arianto mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan saat libur Lebaran kemarin cukup tinggi.

Salah satu destinasi yang mencatatkan pendapatan signifikan adalah objek wisata Tanah Merah di Samboja.

“Waktu suasana lebaran kemarin, laporannya itu di Tanah Merah Samboja tembus sekitar seratus juta rupiah,” ungkapnya. 

Pendapatan tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata Kukar masih memiliki daya tarik kuat bagi masyarakat, meski tarif tetap diberlakukan.

“Intinya, selama belum ada perintah resmi, objek wisata di Kukar tetap dikenakan tarif masuk,” tutup Arianto. (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Arianto

dinas pariwisata kukar

Pariwisata