Kategory
Dinas Pariwisata Kukar,
11-05-2025 17:54:00
(Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar,M. Ridha Fatrianta)
PILAR KALTIM : Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mengintensifkan pengembangan wisata bahari melalui optimalisasi tiga lokasi penyelaman unggulan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Muhammad Ridha Fatrianta, menyampaikan bahwa pengembangan spot diving menjadi salah satu prioritas utama pihaknya. Potensi wisata bawah laut dinilai sangat besar jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan. “Kami melihat wisata bahari, khususnya diving, sebagai peluang besar yang bisa terus dikembangkan,” kata Ridha Jumat (09/05).
Ridha mengungkapkan, ada tiga spot diving utama di Kukar yang sedang disiapkan secara serius, yakni Pantai Biru Kersik di Kecamatan Marangkayu, Pesona Pangempang di Muara Badak, dan kawasan Karya Ambalat di Samboja Barat.
Ketiganya memiliki keindahan bawah laut yang memikat, serta karakteristik unik yang bisa menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Setiap lokasi memiliki keistimewaan masing-masing, mulai dari terumbu karang, ekosistem laut, hingga keanekaragaman hayatinya.
Ini adalah aset yang harus kita jaga dan kembangkan,” jelasnya Ridha
Untuk mendukung pengelolaan yang berkelanjutan, Dispar Kukar turut memperhatikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lokasi tersebut.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memberikan pelatihan dan sertifikasi diving kepada anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Pelatihan ini penting agar para pemandu lokal memiliki kemampuan yang sesuai standar,” katanya
Ridha menyebutkan bahwa kehadiran pemandu wisata bersertifikasi dapat memberikan pengalaman menyelam yang aman dan berkesan bagi pengunjung. Selain itu, hal ini juga membantu menciptakan ekosistem pariwisata yang profesional.
“Dengan SDM yang mumpuni, pelayanan terhadap wisatawan juga akan lebih optimal,” imbuhnya
Di samping penguatan SDM, infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian serius. Dispar Kukar merencanakan perbaikan akses jalan, penyediaan fasilitas penunjang wisata, serta promosi digital secara masif untuk memperkenalkan potensi diving Kukar ke luar daerah.
“Promosi dan aksesibilitas yang baik akan menjadi kunci agar destinasi ini dikenal luas,” tandasnya.
Ridha menekankan bahwa pengembangan ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, serta pihak swasta.
Menurutnya, sinergi ini akan mempercepat proses pengembangan kawasan wisata bahari.
“Peran Pokdarwis dan warga sekitar sangat penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan,” tegasnya
Ia juga menyoroti bahwa wisata bahari bukan hanya soal pariwisata semata, tapi juga menyangkut ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan harus berbasis pada prinsip-prinsip konservasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin pariwisata yang tumbuh di Kukar tetap ramah lingkungan dan berpihak pada masyarakat,” tambah Ridha.
Dirinya berharap, dengan pengembangan yang tepat, ketiga spot diving ini akan menjadi destinasi unggulan di Kalimantan Timur. Ridha pun optimis keberadaan wisata bahari akan memberi nilai tambah besar bagi daerah.
“Target kami adalah menjadikan diving sebagai ikon baru Kukar, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir,” tutupnya (Adv/Yun)
Tags:
dinas pariwisata kukar
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40