Kategory
Disdikbud Kukar,
16-07-2025 23:15:00
(Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Disdikbud Kukar, Nuraini)
PILAR KALTIM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan budaya daerah melalui jalur pendidikan, khususnya pelestarian bahasa Kutai.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Disdikbud Kukar, Nuraini menekankan bahwa bahasa Kutai bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas budaya yang perlu diwariskan secara sistematis kepada generasi muda.
Menurut Nuraini, guru memiliki peran strategis sebagai penguat nilai kekeluargaan dan penanam kecintaan terhadap bahasa ibu di lingkungan pendidikan.
“Jadi berbagai kegiatan yang kita lakukan untuk upaya pelestarain budaya ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 69 Tahun 2019 tentang Kurikulum Muatan Lokal,” katanya saat diwawancarai Rabu (16/07).
Dirinya berharap berbagai pelatihan yang dihadirkan Disdikbud Kukar dapat mendukung implementasi pembelajaran bahasa daerah secara optimal di sekolah.
Ia juga menilai bahasa Kutai mengandung kekayaan sastra dan kearifan lokal yang harus tetap hidup di tengah arus globalisasi.
Ia menyebutkan melalui berbagai pelatihan peserta tidak hanya menyusun draf modul ajar tetapi juga mendapatkan materi mengenai variasi dialek bahasa Kutai yang berbeda di setiap kecamatan, seperti Sebulu, Kota Bangun, dan Muara Muntai.
Menurutnya pemahaman ini penting agar materi ajar dapat disesuaikan dengan konteks lokal siswa.
“Ketika siswa terbiasa menggunakan bahasa ibunya, ikatan kekeluargaan akan lebih erat. Materi pembelajaran yang kontekstual akan membuat siswa merasa dekat dengan pelajaran,” jelas Nuraini.
Sebagai pendukung pembelajaran, Disdikbud Kukar juga menyiapkan distribusi kamus bahasa Kutai yang disusun oleh Balai Bahasa. Versi PDF akan dibagikan kepada guru, sementara cetakan fisik akan disediakan dengan anggaran resmi agar tidak membebani tenaga pendidik.
“ Dengan lebih dari 170 SMP, 457 SD, dan 576 PAUD di Kukar, upaya pelestarian bahasa Kutai melalui pendidikan formal dinilai sebagai langkah strategis menjaga jati diri daerah,” tegasnya.
Disdikbud berharap modul ajar yang dihasilkan dari kegiatan ini dapat diterapkan secara luas dan menjadi pijakan penting dalam menguatkan bahasa Kutai di tengah generasi muda.
(Adv/Yun)
Tags:
Disdikbud Kukar
Pemkab Kukar
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40