Disdikbud Kukar Gelar Tahap Kedua Sosialisasi Formasi Jabatan Fungsional untuk Pendidik

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Disdikbud Kukar

(Sosialisasi Formasi Jabatan Fungsional)


PILAR KALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Sosialisasi Formasi Jabatan Fungsional tahap dua bagi guru, pengawas, penilik, dan pamong belajar.

Kegiatan tahap kedua ini berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis (22/05), dibuka oleh Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, dan diikuti ratusan peserta dari 18 kecamatan.

Menurut Joko, pembagian kegiatan menjadi dua tahap dilakukan karena tingginya jumlah peserta dan keterbatasan anggaran.

“Kegiatan ini merupakan tahap kedua karena pesertanya banyak, dan juga keterbatasan anggaran, makanya dijadikan dua tahap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Indikator keberhasilan belajar bukan hanya dari hasil siswa, tetapi juga kualitas guru,” tegasnya.

Joko menambahkan, jika siswa mampu memahami 60–70 persen materi yang diajarkan, hal itu sudah menjadi capaian yang baik.

Metode mengajar, lanjutnya, memiliki pengaruh besar terhadap pemahaman siswa. Ia menilai dengan meningkatnya kualitas pendidik serta kreativitas yang tinggi, ia yakin pendidikan di Kukar akan mengalami perubahan signifikan.

Dalam kesempatan itu, ia membandingkan sistem seleksi guru di luar negeri yang dinilai lebih ketat dengan di Kukar yang relatif lebih mudah.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru di daerah untuk terus meningkatkan kompetensinya.

Joko pun berpesan kepada para pendidik agar mampu menjadi figur yang menginspirasi murid.

“Saya berharap para guru menjadi orang-orang hebat di mata murid. Karena guru adalah panutan dan inspirasi utama dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.

Sosialisasi formasi jabatan fungsional ini menjadi bagian dari langkah Disdikbud Kukar untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas. (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

dinas pendidikan dan kebudayaan kukar

mutu pendidikan

Pemkab Kukar

Pendidikan

Pendidikan Kukar