Kategory
Dinas Pariwisata Kukar,
15-05-2025 20:05:00
(Arak-arakan Ogoh-ogoh Desa Kerta Buana, Tenggarong Seberang)
PILAR KALTIM : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menaruh harapan besar terhadap pengembangan desa-desa wisata sebagai bagian penting dalam memperkaya wajah pariwisata daerah.
Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, saat wawancara pada Rabu (14/05).
Arianto menegaskan, selama ini Kukar dikenal dengan destinasi utama seperti Pulau Kumala dan Museum Mulawarman. Namun, pihaknya ingin mendorong agar desa-desa wisata juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari promosi pariwisata daerah.
“Kami ingin Kukar dikenal bukan hanya karena satu atau dua tempat wisata besar, tetapi juga karena desa-desa kecil yang memiliki cerita dan pesona luar biasa,” ujar Arianto.
Menurutnya, potensi wisata di desa-desa tersebut sangat besar karena mengandung nilai-nilai budaya, keindahan alam, serta kearifan lokal yang unik dan autentik.
Hal ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda.
“Desa wisata itu bukan sekadar destinasi, tetapi juga membawa cerita tentang kehidupan masyarakat, tradisi, dan keindahan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain,” tambah Arianto.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Dispar Kukar terus melakukan berbagai upaya, termasuk pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat desa agar mampu mengelola potensi wisata dengan baik dan berkelanjutan.
“Kami mendorong masyarakat desa untuk aktif terlibat dalam pengelolaan wisata, mulai dari pengembangan produk, pelayanan wisatawan, hingga pengelolaan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Arianto juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dengan masyarakat desa agar sinergi dapat tercipta dengan baik. Hal ini menjadi kunci sukses pengembangan desa wisata.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah modal utama.
Dengan komitmen yang kuat, desa wisata bisa tumbuh dan berkembang menjadi magnet wisata baru di Kukar,” jelasnya.
Selain itu, Dispar Kukar juga berupaya memastikan dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata di desa dapat berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan aksesibilitas ke desa wisata semakin mudah dan nyaman, sehingga wisatawan betah dan kembali lagi,” tambah Arianto
Lebih jauh, ia berharap pengembangan desa wisata ini akan memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat lokal, sehingga pariwisata bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan di Kukar.
“Manfaat ekonomi yang merata dari sektor pariwisata akan membuat desa semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera. Ini tujuan utama kami,” tutup Arianto.
Dirinya menambhakan dengan semangat tersebut, Kukar berpotensi tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur, tetapi juga contoh pengembangan pariwisata berbasis desa yang berkelanjutan.(Adv/Yun)
Tags:
duta budaya kukar
ekspresi budaya tradisional
festival budaya
kawasan budaya kutai
kawasan budaya tenggarong
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40