Kategory
Diskominfo Kutai Kartanegara,
25-09-2025 13:48:49
Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno
PILAR KALTIM - Desa Sumber Sari di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menggeser strategi ekonomi. Setelah hampir satu dekade bertumpu pada sektor pertanian, kini Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sari menjajal sektor pariwisata sebagai sumber baru Pendapatan Asli Desa (PAD).
Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno, menyebut BUMDes selama ini relatif pasif dalam distribusi beras maupun gabah karena petani lebih memilih menjual langsung ke pasar atau melalui penggilingan milik warga.
“Petani di desa kami terbiasa menjual sendiri. Jika BUMDes masuk ke rantai itu, harga jual bisa jadi kurang kompetitif,” ujarnya pada Kamis (25/9/2025).
Kendati demikian, peluang tetap terbuka ketika ada permintaan besar.
Salah satunya saat desa tetangga pernah memesan dua ton beras dengan harga sedikit di atas rata-rata pasar, yang memberi keuntungan tambahan bagi BUMDes.
“Ketika ada pesanan besar, pelanggan bersedia bayar sedikit lebih tinggi. Itulah momen bagi BUMDes untuk mendapatkan keuntungan,” jelasnya.
Sejak berdiri pada 2015, BUMDes perlahan melirik diversifikasi usaha. Tahun ini, pembangunan kawasan wisata berbasis glamping (glamorous camping) resmi dimulai dengan menggunakan alokasi dana desa.
Fasilitas pendukung berupa gazebo dan jalan setapak juga tengah disiapkan untuk menunjang kenyamanan wisatawan.
Sutarno mengatakan, area glamping yang berada di puncak desa akan disewakan terutama pada akhir pekan. Hasil sewa nantinya dibagi antara kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan BUMDes.
“Lantai glamping ini akan kami sewakan, terutama saat akhir pekan. Hasil sewa nantinya dibagi antara Pokdarwis dan BUMDes,” ungkapnya.
Berada di kawasan sejuk dengan panorama lembah Sungai Mahakam, desa ini optimistis mampu menarik minat pengunjung dari dalam maupun luar Kukar.
Untuk mendukung pengembangan kawasan, tambahan fasilitas seperti titik swafoto, area piknik, hingga jalur tracking ringan sudah dirancang.
Tak hanya itu, warga desa juga akan dilatih sebagai pemandu wisata sekaligus didorong untuk mengembangkan produk oleh-oleh khas desa.
“Kami juga akan melatih warga sebagai pemandu wisata dan mengembangkan oleh-oleh khas desa. Tujuannya, ekosistem wisata desa bisa tumbuh terpadu,” ucap Sutarno.
Ia menutup dengan keyakinan bahwa sektor wisata akan menjadi pilar baru bagi perekonomian desa.
“Ini baru rintisan tahun ini. Kami optimis tahun depan sudah bisa melihat kontribusi nyata PAD dari sektor wisata,” pungkasnya.(Adv/Yun)
Tags:
BUMDes
Desa Sumber Sari
Kutai Kartanegara
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40