Kategory
Dinas Pariwisata Kukar,
18-05-2025 07:07:21
(Desa Pela saat menerima penghargaan ditahun 2024 lalu)
PILAT KALTIM : Desa Pela, yang terletak di Kecamatan Kota Bangun, kembali menatap peluang besar untuk bersaing di tingkat internasional.
Setelah menjalani proses penilaian program upgrade oleh United Nations World Tourism Organization (UN Tourism) pada 2024, tahun 2025 menjadi waktu penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh bersama Kementerian Pariwisata dan instansi terkait.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Beumbai Bebudaya (B3), Alimin, mengungkapkan bahwa Desa Pela masuk dalam daftar desa yang akan diusulkan kembali untuk nominasi Best Tourism Village (BTV) pada tahun 2026.
“Untuk program UN Tourism, khususnya program upgrade, itu sebenarnya sudah diselesaikan pada tahun 2024 lalu. Nah, tahun 2025 ini adalah masa untuk proses pembenahan dengan Kementerian Pariwisata serta dinas-dinas terkait lainnya,” jelas Alimin pada Sabtu (17/05).
Desa Pela akan bersaing bersama dua desa lain dari Indonesia, yaitu Desa Taro di Provinsi Bali dan Bilebante di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketiganya dipersiapkan untuk menjadi wakil Indonesia dalam ajang Desa Wisata Terbaik Dunia versi UN Tourism.
“Tahun lalu kita sudah sempat diseleksi, tapi prosesnya menuju tingkat dunia memang panjang.
Kita kira langsung otomatis lolos, padahal tidak begitu,” tambah Alimin
Sebelumnya, tim juri internasional sudah melakukan kunjungan langsung ke beberapa daerah, termasuk Kalimantan Timur, Bali, dan NTB, untuk menilai potensi wisata masing-masing.
Meski secara teknis Desa Pela sudah bisa mengikuti ajang tersebut pada 2025, pemerintah memutuskan untuk lebih fokus pada pembenahan menyeluruh agar persiapan lebih matang.
“Kami sebenarnya boleh ikut tahun ini, tapi Kemenpar menyarankan untuk menunda dulu,” ujar Alimin.
Harapannya, dengan menunda proses pengajuan, Desa Pela dapat memberikan hasil yang maksimal saat berlaga nanti.
“Harapannya, nanti ketika kita ikut bisa langsung mendapatkan hasil yang maksimal,” pungkasnyaa
Langkah ini juga menjadi bukti keseriusan Desa Pela dan pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan dengan standar internasional.
Dengan persiapan matang dan dukungan lintas sektor, Desa Pela optimis bisa mengangkat nama Indonesia di ajang desa wisata dunia pada tahun 2026 mendatang.
Menanggapi keberhasilan Desa Pela Plt Kadispar Kukar Arianto sangat merasa bangga dengan capaian Desa Pela yang terus menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya dan alam.
“Proses pembenahan yang sedang berjalan bersama Kementerian Pariwisata ini adalah langkah strategis agar Desa Pela bisa tampil maksimal di ajang internasional,” tandas Arianto
Ia juga mengungkapkan sebagai perwakilan Kukar, Dispar Kukar percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, Desa Pela mampu mengangkat nama daerah dan Indonesia di pentas dunia.
“Kami optimis persiapan yang matang akan membawa hasil terbaik pada nominasi Best Tourism Village 2026,”tutupnya (Adv/Yun)
Tags:
dinas pariwisata kukar
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40