Danau Kumbara: Dari Lubang Tambang ke Destinasi Wisata Alam di Hulu Kukar

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Dinas Pariwisata Kukar

(Danau Kumbara Desa Kota Bangun lll)


PILAR KALTIM : Di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), geliat warga dalam mengubah wilayah bekas tambang menjadi destinasi wisata patut diapresiasi.

Salah satu hasil nyata dari upaya tersebut adalah lahirnya Danau Kumbara, sebuah objek wisata yang kini menjadi magnet baru di wilayah hulu Kukar.

Transformasi Danau Kumbara tidak terjadi dalam waktu singkat. Proses ini memakan waktu lima tahun, diinisiasi oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis Mahardika.

Deni Ilham Mardana, selaku Ketua Pokdarwis, menyampaikan bahwa awalnya warga hanya menggunakan lokasi bekas tambang ini sebagai tempat bersantai, memancing, hingga bermain layangan.

Kegiatan masyarakat yang terus berlangsung di sekitar danau lama-lama membentuk sebuah ide untuk mengembangkan kawasan ini menjadi tempat wisata.

“Dari diskusi bersama, muncul nama Kumbara yang merupakan singkatan dari kumkuman batu bara,” ujar Deni Rabu (30/04).

“Dalam bahasa Jawa, kumkuman berarti rendaman, sehingga nama ini menggambarkan bekas tambang batu bara yang kini telah terendam dan berubah menjadi danau,” jelasnya.

Kini Danau Kumbara menjadi destinasi ekowisata yang menawarkan panorama alam nan menenangkan. Pengunjung disuguhi pemandangan air yang tenang, area hijau yang asri, serta aktivitas rekreasi seperti memancing.

“Bahkan dalam waktu dekat, kolam renang yang telah dibangun juga akan segera diresmikan sebagai fasilitas tambahan,” ungkapnya .

Dengan luas lahan mencapai dua hektare, Danau Kumbara menyajikan wisata murah meriah namun berkesan.

“Harga tiket masuk hanya Rp 5.000 untuk anak-anak di atas 10 tahun hingga dewasa, sementara anak di bawah usia tersebut bisa masuk secara gratis.

Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari berbagai kalangan,” terang Deni

Pokdarwis Mahardika terus mengembangkan potensi kawasan ini. Salah satu rencana besar mereka ke depan adalah pembangunan area camping ground.

Menurut Deni, saat ini belum ada lokasi perkemahan di desa mereka, padahal kondisi lahan sangat memungkinkan untuk aktivitas tersebut. Ini dianggap sebagai peluang besar untuk meningkatkan daya tarik wisata.

Keberhasilan Danau Kumbara tidak terlepas dari dukungan masyarakat setempat.

Lima dusun di Desa Kota Bangun III aktif terlibat dalam pengelolaan dan promosi objek wisata ini.

Partisipasi kolektif ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut secara berkelanjutan.

“Data kunjungan menunjukkan yang sangat positif. Setiap bulan, Danau Kumbara dikunjungi oleh 300 hingga 400 orang, dan bisa melonjak hingga 1.300 pengunjung pada musim libur besar,” tandasnya.

Deni menyebut puncak kunjungan terjadi pada tahun 2022, dengan total pengunjung mencapai 10 ribu orang dalam setahun.

Deni berharap Danau Kumbara tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi setiap orang yang datang.

“Kami ingin pengunjung datang dengan hati gembira dan pulang dengan rasa rindu untuk kembali lagi,” tuturnya.

Menanggapi perkembangan ini, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, memberikan apresiasi. Ia menyebut Danau Kumbara sebagai contoh nyata dari keberhasilan wisata berbasis masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa warga bisa menjadi motor penggerak wisata daerah.

Kami dari Dispar Kukar tentu akan terus mendukung dan mendorong agar destinasi seperti Danau Kumbara bisa semakin berkembang dan berkelanjutan,” pungkas Ridha (Adv/Yun)

Iklan pilarkaltim.com

Tags:

Abdul rasid

dinas pariwisata kukar

Dinas Pekerjaan Umum