Kategory
Diskominfo Kutai Kartanegara,
28-08-2025 15:59:48
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Tenggarong
PILAR KALTIM - Gerakan Pangan Murah (GPM) di Tenggarong tak hanya menawarkan harga beras lebih murah, tetapi juga memastikan kualitas pangan yang dijual layak dan aman dikonsumsi.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias, menegaskan bahwa beras SPHP Bulog yang dijual di GPM berasal dari petani lokal.
“Beras Bulog itu hasil penyerapan dari Kecamatan Marangkayu dan Kecamatan Anggana. Jadi berasnya betul-betul beras lokal Kukar, baru, tanpa pengawet, tanpa pemutih, dan aman untuk masyarakat,” jelasnya, pada Kamis (28/8/2025).
Menurut Ananias, kualitas beras tersebut sebenarnya premium, namun dijual dengan harga medium agar lebih terjangkau.
“Beras premium dijual dengan harga medium.
Artinya kualitasnya baik untuk dikonsumsi, tapi harganya lebih murah,” katanya.
Selain beras, GPM juga menghadirkan komoditas lain dengan harga bersubsidi. Bawang merah yang di pasaran menembus lebih dari Rp50 ribu per kilogram dijual lebih murah setelah mendapat subsidi Rp5 ribu per kilogram.
“Harga bawang merah di GPM ada di bawah harga pasar karena kita subsidi melalui Perusda,” ungkapnya.
Tabung gas LPG 3 kilogram juga dijual dengan harga Rp19 ribu, sementara produk petani dan nelayan dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ditawarkan lebih murah karena dipasok langsung dari produsen ke konsumen tanpa rantai tata niaga panjang.
Ananias menegaskan, variasi produk yang tersedia di GPM menjadi strategi pemerintah dalam mengendalikan harga sekaligus membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Prinsipnya, masyarakat bisa memperoleh pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” pungkasnya. (Adv/Yun)
Tags:
Dinas Ketahanan Pangan Kukar
gerakan pangan murah
Tenggarong
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40