Kategory
Advertorial,
Disdikbud Kukar,
Kaltim,
Kutai Kartanegara,
25-05-2025 14:44:35
(Sadi dan Sengkaka Duta Budaya 2025)
PILAR KALTIM : Ajang pemilihan Sadi dan Sengkaka Duta Budaya Kutai Kartanegara (Kukar) 2025 resmi menobatkan Adelio Aska Naraya dari Kecamatan Muara Badak dan Nazwa Kirana Firdaus dari Kecamatan Muara Jawa sebagai pemenang utama.
Keduanya mengemban amanah sebagai duta yang akan mengharumkan budaya Kukar, termasuk bersiap menghadapi kompetisi di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Penganugerahan gelar tersebut berlangsung dalam malam Grand Final yang meriah di Taman Tanjong Tenggarong pada Sabtu (24/05), setelah melalui rangkaian seleksi ketat sejak 10 Mei lalu.
Sebanyak 20 finalis dari berbagai kecamatan telah menunjukkan potensi, pengetahuan budaya, serta dedikasi mereka terhadap pelestarian kearifan lokal.
Bagi Nazwa dan Adelio, terpilih sebagai duta bukan hanya sekadar kemenangan personal, melainkan sebuah amanah besar yang akan mereka bawa ke jenjang lebih tinggi.
“Kami bangga, tapi juga sadar ini tanggung jawab besar. Kami ingin menunjukkan bahwa budaya Kukar bisa bersaing dan dikenal luas, apalagi di tingkat provinsi nanti,” ungkap Adelio.
Senada, Nazwa menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam. Ia mengaku tak menyangka bisa meraih posisi tertinggi dalam ajang ini, namun kini siap untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati.
“Ini adalah kepercayaan, dan kami berkomitmen menjadikan budaya Kutai semakin dikenal, terutama di kalangan anak muda,” katanya.
Keduanya juga telah menyiapkan diri menghadapi tantangan selanjutnya di tingkat Provinsi Kaltim.
Mereka siap mengikuti pelatihan intensif demi mempertahankan prestasi Kukar yang sebelumnya sukses menjuarai ajang serupa.
“Kami akan digembleng oleh para pendamping dan alumni. Target kami jelas, membawa kembali gelar juara ke Kukar,” tambah mereka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menaruh harapan besar terhadap dua duta terpilih ini.
Menurutnya, ajang ini bukan hanya kontes, tetapi ruang pembinaan karakter generasi muda yang cinta budaya.
“Adelio dan Nazwa harus menjadi representasi budaya Kukar, tak hanya di panggung tapi juga di kehidupan sehari-hari. Mereka harus mampu menyuarakan nilai-nilai budaya melalui aksi nyata, termasuk di dunia digital,” ujarnya.
Thauhid juga menegaskan bahwa amanah ini tidak berakhir di panggung final.
Selama satu tahun ke depan, para duta akan mendampingi kegiatan-kegiatan budaya daerah.
Hingga menerima tamu dari luar, serta turut mengenalkan budaya Kutai secara langsung ke masyarakat luas.
“Ini bukan gelar saja. Ini adalah tanggung jawab dan kehormatan. Kami percaya mereka mampu menjalankan tugas ini dengan sepenuh hati,” pungkasnya.
(adv/yun)
Tags:
duta budaya kukar
Kalimantan Timur
Kutai Kartanegara
Sadi dan Sengkaka Duta Budaya Kukar
sadi sengkaka kukar
1 day ago
14-10-2026 13:35:44
14-10-2026 13:40:04
13-10-2026 17:13:27
12-10-2026 13:45:04
10-10-2026 14:14:40